Samarinda, Klausa.co – Hasil uji beban Jembatan Mahulu belum bisa disimpulkan. Tim ahli masih mengolah data teknis untuk memastikan kondisi struktural jembatan, sementara pembatasan lalu lintas tetap diberlakukan. Setelah seluruh rangkaian uji beban rampung dilakukan, tim konsultan kini memasuki fase pengolahan dan pembacaan data hasil pengujian.
Konsultan struktur dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Akhmad Aminullah, menjelaskan bahwa fokus evaluasi berada pada respons getaran jembatan. Getaran tersebut direkam untuk mengetahui frekuensi alami struktur yang menjadi indikator utama kesehatan jembatan.
“Data hasil pengujian ini akan dibandingkan dengan dokumen perencanaan awal serta hasil pengujian pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Aminullah.
Dia menyebutkan, secara teknis jembatan masih dapat dinyatakan aman apabila perbedaan nilai hasil pengujian masih berada dalam batas toleransi, yakni sekitar lima persen dari parameter rencana.
Sambil menunggu hasil analisis final, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) memilih menerapkan langkah pengamanan dengan membatasi lalu lintas. Jembatan Mahulu tidak ditutup total, namun kendaraan bertonase besar untuk sementara dilarang melintas.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim, Muhammad Muhran, menegaskan bahwa saat ini hanya kendaraan ringan yang diperbolehkan melintasi jembatan. Truk dan kendaraan berat diminta menggunakan jalur alternatif hingga proses evaluasi selesai.
“Pembatasan masih kami berlakukan. Kendaraan yang boleh melintas hanya kendaraan ringan, dengan batas toleransi beban gandar maksimal delapan ton,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Muhran menambahkan, kebijakan lanjutan terkait pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut akan sepenuhnya bergantung pada hasil evaluasi teknis. Analisis struktur jembatan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu pekan.
Apabila hasil kajian menunjukkan adanya penyimpangan di atas ambang toleransi, pemerintah membuka kemungkinan penerapan pengaturan lalu lintas jangka panjang atau penanganan teknis lanjutan pada struktur jembatan.
“Hasil resmi uji struktur dinamis Jembatan Mahulu akan kami sampaikan secara terbuka kepada publik setelah seluruh tahapan analisis selesai,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)















