Klausa.co

  • Home
  • /
  • Advertorial
  • /
  • Dampak Kenaikan BBM, Pemprov Akan Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kaltim

Dampak Kenaikan BBM, Pemprov Akan Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kaltim

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HM Sirajuddin (Apr/Klausa.co)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengakui bahwa kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi maupun non subsidi beberapa waktu lalu menjadi sebuah persoalan bagi masyarakat serta berdampak pada perekonomian di Benua Etam.

Oleh karenanya kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HM Sirajuddin, untuk mendorong peningkatan pendapatan di masyarakat. Maka, pemerintah melakukan berbagai peningkatan kegiatan produktif. Khususnya, berwawasan kesempatan kerja yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Benua Etam.

“Kita melakukan penataan dan memberikan berbagai insentif kemudahan berusaha bagi pelaku UMKM berupa kemudahan akses perizinan dan permodalan, memperluas pasar dan mutu produktifitas komoditas pertanian daerah,” ucapnya mewakili Gubernur Isran Noor pada Jumat (9/9/2022).

Baca Juga:  Tidak Boleh Dibangun Sembarangan, Ini Syarat Mendirikan Sekolah Swasta

Selain itu, saat ini pemerintah pun sedang menyoroti sejumlah oknum yang melakukan penyelewengan distribusi BBM di Provinsi Kaltim. Nantinya, pemerintah provinsi bersama stakeholder terkait akan menindak tegas oknum-oknum tersebut.

Advertisements

“Kita secara tegas akan melakukan penindakan hukum terhadap pelaku/oknum penyelewengan distribusi BBM di wilayah Kaltim,” bebernya dalam Rapat Paripurna ke-35 Masa Sidang III Tahun 2022.

Kemudian terkait penentuan volume atau kuota penyaluran serta pengawasan dan pendistribusian BBM bersubsidi terhadap seluruh provinsi dan kabupaten/kota beber Sirajuddin, itu sebenarnya dan sepenuhnya menjadi wewenang Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina.

Meski demikian, pemerintah provinsi telah melakukan koordinasi bersama BPH Migas dengan meminta tambahan kuota BBM subsidi untuk Kaltim. “Sekaligus, kita minta agar mereka melakukan pengawasan BBM subsidi secara ketat dan berkesinambungan. Mereka akan bekerja sama dengan aparat kepolisian,” jelasnya, di Gedung D Komplek DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda.

Baca Juga:  Ely Berharap Pemerintah Segera Buat Pergub Turunan dari Perda Ketahanan Keluarga

Selanjutnya, berkenaan dengan pengalihan penggunaan BBM berbahan bakar fosil menuju penggunaan emisi terbaharukan. Asisten I Setdaprov Kaltim ini menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada perusahaan perkebunan agar dapat memanfatkan limbah kelapa sawit dengan baik.

Advertisements

“Ya, kan ini untuk mendapatkan nilai tambah dan manfaatnya. Tujuannya, meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan serta menurunkan emisi gas rumah kaca di Kaltim sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan,” tegasnya.

(APR/ADV/Diskominfo Kaltim)

 

IKUTI BERITA KLAUSA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Advertisements

.

Bagikan

logo klausa.co

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co