Klausa.co

Tinjau Taman Sambil Bersih-Bersih, Andi Harun Kritik Minimnya Tempat Sampah di Samarinda

Kegiatan gotong royong massal yang digelar serentak di seluruh kelurahan Kota Samarinda, Sabtu (12/7/2025).

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Gotong royong massal yang digelar serentak di seluruh kelurahan Kota Samarinda, Sabtu (12/7/2025), tak sekadar jadi agenda rutin bersih-bersih. Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menjadikannya sebagai ajang inspeksi mendadak terhadap kondisi fasilitas publik.

Salah satu titik yang mereka sambangi adalah Taman Cerdas PKK di Jalan Mayor Jenderal S. Parman. Kawasan ini sekaligus menjadi akses menuju bantaran Sungai Karang Mumus. Terlebih, Karang Mumus kerap menjadi sorotan dalam isu kebersihan dan tata kota.

Andi Harun tak menutupi keprihatinannya melihat banyaknya sampah berserakan di sekitar taman. Ia menilai kondisi ini dipicu oleh keterbatasan fasilitas tempat sampah di area publik.

Baca Juga:  8.630 Warga Binaan KaltimTara Terima Remisi di Hari Kemerdekaan, 121 Orang Langsung Bebas

“Kami lihat langsung persoalan klasik seperti minimnya tempat sampah. Ini harus dibenahi. Akan kami tambah jumlah tempat sampah di taman-taman kota,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pemkot Samarinda juga berencana menghadirkan smoking area atau area merokok khusus di taman-taman publik, meniru konsep yang sudah berjalan di kawasan Teras Samarinda. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kenyamanan anak-anak dan pengunjung lainnya.

“Karena taman ini banyak digunakan anak-anak, seperti siswa PAUD dan TK, harus ada pengaturan khusus agar tidak ada yang merokok sembarangan,” ujarnya.

Wali kota juga menyoroti lemahnya sistem pengelolaan taman. Menurutnya, selama ini banyak fasilitas publik dibangun tanpa rencana pemeliharaan yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Dukung Pemindahan Pelabuhan, Wakil Ketua DPRD Samarinda: Ini Langkah yang Diperlukan

“Kita sering membangun, tapi lupa memikirkan pengelolaannya secara holistik. Ke depan, akan kami bentuk tim atau organ khusus yang mengelola taman kota seperti Taman Cerdas ini,” ujar Andi.

Ia memastikan, fungsi Taman Cerdas sebagai ruang edukatif dan rekreasi anak tetap jadi prioritas Pemkot Samarinda. Bahkan, ia menyampaikan penghargaan kepada mantan Wali Kota Syaharie Jaang yang menggagas taman tersebut.

“Gagasan taman edukatif ini masih sangat relevan. Kami hanya melanjutkan, bukan memulai dari nol. Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Jaang,” pungkasnya. (Yah/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co