Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengapresiasi kontribusi atlet daerah yang tampil di ajang SEA Games. Atlet asal Bumi Etam tercatat menyumbangkan 21 medali bagi kontingen Indonesia, terdiri dari tiga emas, delapan perak, dan sepuluh perunggu.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyebut capaian tersebut sebagai indikator membaiknya arah pembinaan olahraga di daerah. Menurutnya, prestasi di level internasional tidak lahir secara instan, melainkan hasil dari kerja kolektif antara atlet, pelatih, dan sistem pembinaan yang berjalan konsisten.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Kalimantan Timur sudah berada di jalur yang benar,” kata Seno Aji, Senin (5/1/2026).
Seno nenilai Kaltim memiliki keunggulan pada ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang relatif lengkap. Mulai dari cabang olahraga dengan kebutuhan arena berskala besar hingga cabang yang memerlukan fasilitas sederhana, seluruhnya tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh atlet daerah.
Menurut Seno, kondisi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan prestasi. Tidak semua daerah, kata dia, memiliki kesiapan infrastruktur olahraga yang merata seperti Kaltim.
Selain fasilitas, pemerintah daerah memastikan dukungan anggaran diberikan secara adil kepada seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Kaltim. Pemprov menegaskan tidak hanya memprioritaskan cabang unggulan, tetapi mendorong perkembangan semua cabang secara seimbang.
“Kami berupaya agar seluruh cabang olahraga mendapatkan perhatian yang sama. Tidak ada pembedaan,” tegasnya.
Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini sebagai fondasi prestasi jangka panjang. Pemprov Kaltim, kata dia, terus mendorong peningkatan intensitas uji tanding serta program pemusatan latihan, baik di dalam maupun luar negeri.
“Jam terbang dan pengalaman bertanding sangat mempengaruhi mental atlet. Itu faktor penting untuk membentuk kepercayaan diri saat berlaga di level nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)















