Samarinda, Klausa.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) bersama Pemerintah Provinsi akhirnya menyepakati perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Nilai APBD Perubahan yang disahkan mencapai Rp21,74 triliun, dalam Rapat Paripurna ke-35 yang berlangsung di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Jumat (12/9/2025) malam.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyatakan pembahasan perubahan KUA-PPAS berjalan lancar berkat sinergi antara legislatif dan eksekutif. Menurutnya, kerja sama ini menjadi kunci tercapainya dokumen anggaran tepat waktu.
“Kesepakatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga arah pembangunan Kaltim tetap sesuai jalur, memperhatikan pemerataan, keberlanjutan, dan kebutuhan masyarakat,” kata Seno.
Dalam laporan keuangan, pendapatan daerah diproyeksikan turun dari Rp20,10 triliun menjadi Rp19,14 triliun, akibat berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp468,74 miliar dan penurunan dana transfer sekitar Rp585,14 miliar. Meski demikian, pos lain-lain pendapatan daerah yang sah naik Rp103,12 miliar.
Di sisi belanja, APBD-P justru mengalami kenaikan dari Rp20,95 triliun menjadi Rp21,69 triliun. Kenaikan paling besar terjadi pada belanja operasi, terutama belanja barang dan jasa yang meningkat lebih dari Rp600 miliar. Belanja modal juga naik Rp50,14 miliar untuk memperkuat target pembangunan.
Penerimaan pembiayaan daerah meningkat tajam dari Rp900 miliar menjadi Rp2,59 triliun, sementara pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp50 miliar.
Seno menegaskan, prioritas belanja APBD-P 2025 mencakup pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur konektivitas antarwilayah. Pemerintah Provinsi juga mengalokasikan anggaran untuk program pengentasan stunting, perlindungan sosial bagi masyarakat miskin, serta pemulihan daya beli masyarakat.
“Keberhasilan pembahasan ini tak lepas dari kerja sama TAPD dan Banggar DPRD. Kesepakatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat pembangunan Kaltim menuju generasi emas,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)



















