Klausa.co

Swipe untuk membaca artikel

Search

Satu Rumah Belum Setuju dengan Normalisasi SKM, Andi Harun Jelaskan Masalahnya

Wali Kota Samarinda, Andi Harun (Foto: Istimewa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Jalan Tarmidi Samarinda tengah dilakukan oleh Pemkot Samarinda. Segmen ini terdapat 34 bangunan yang terkena dampak, namun satu bangunan masih belum dibongkar karena administrasi yang belum selesai.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan ada kendala dari satu rumah yang belum setuju dengan proyek tersebut.

“Empat ahli waris sudah setuju, tapi seorang ipar belum setuju, kata RT setempat,” ujar Andi Harun saat tinjau lokasi.

Andi Harun menegaskan sudah ambil langkah tegas untuk selesaikan masalah satu rumah yang jadi hambatan proyek pengendalian banjir.

“Kami beri kesempatan dua hari kepada pihak terkait seperti Dinas PUPR, RT, Camat, dan lainnya untuk persuasi pemilik rumah,” katanya.

Andi Harun menambahkan jika dua hari tidak ada keputusan, akan ambil langkah sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kami tidak mau berandai-andai, tapi kami harus pertimbangkan kemungkinan jika dua hari tidak ada penyelesaian, kami akan ambil langkah sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk konsinyasi pengadilan,” ungkapnya.

Andi Harun berharap masalah ini bisa selesai dengan baik dalam dua hari.

“Karena ini untuk kepentingan bersama. Mudah-mudahan dalam dua hari ini masalah bisa selesai tanpa harus ambil langkah hukum,” bebernya.

Andi Harun mengungkapkan tujuan utama proyek ini adalah untuk kepentingan masyarakat Samarinda, khususnya pengendalian banjir dan penataan kawasan. Ia berharap dukungan masyarakat tetap ada, seperti sebelumnya.

“Saat ini, kita sudah rasakan pengurangan banjir di beberapa daerah, meski belum selesai semua. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kepentingan bersama dengan keikhlasan dan dedikasi kita bersama, kita bisa capai hasil yang lebih baik,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Tepian ini mengatakan dalam situasi penuh tantangan ini, masyarakat Samarinda bersatu untuk capai tujuan pengendalian banjir yang lebih baik dan tingkatkan kualitas hidup semua warga.

Baca Juga:  Hindari Dampak Banjir Makin Parah, Proyek Mini Soccer Harus Ikuti Ketentuan Tata Ruang Resapa
Advertisements

“Semoga keikhlasan dan dedikasi mereka hasilkan hasil positif dalam waktu singkat,” pungkasnya. (Mar/Mul/Klausa)

Bagikan

prolog dan benuanta

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co

Sertifikat SMSI Klausa.co