Samarinda, Klausa.co – DPRD Samarinda menyoroti masih banyaknya ruas jalan gelap di sejumlah kawasan. Kondisi itu dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga meningkatkan risiko kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas pada malam hari.
Komisi III DPRD Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak lagi menunda penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), terutama di titik-titik yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan anggaran dari pajak dan retribusi LPJU seharusnya dikembalikan langsung untuk memperluas jaringan penerangan jalan di Kota Tepian. Menurut dia, skema tersebut sudah disampaikan DPRD dalam rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkot Samarinda 2025.
“Pendapatan dari retribusi LPJU itu seharusnya diprioritaskan lagi untuk pembangunan dan penambahan LPJU baru,” ujar Abdul Rohim, Jumat (15/5/2026).
Dia menilai, selama ini pemasangan lampu jalan masih berjalan lambat karena alasan keterbatasan anggaran. Padahal, kata dia, penerangan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan keamanan publik.
Dewan mendorong penerapan mandatory budgeting atau penganggaran wajib. Dengan pola itu, setiap pendapatan dari sektor LPJU harus dialokasikan kembali untuk memperbaiki fasilitas penerangan jalan.
Rohim membandingkan konsep tersebut dengan pola pengelolaan pendapatan di Perumda Tirta Kencana yang sebagian dananya diputar kembali untuk memperluas layanan air bersih.
“Kalau sumber pendapatannya dari LPJU, maka penggunaannya juga harus kembali ke LPJU. Jadi manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu, DPRD juga meminta Pemkot segera menyeleksi program-program dengan anggaran jumbo yang dianggap belum mendesak. Efisiensi belanja daerah dinilai bisa menjadi sumber tambahan pembiayaan untuk pemasangan lampu jalan baru.
“Kegiatan besar yang tidak prioritas harus dievaluasi. Kalau ada anggaran yang bisa dihemat, sisanya lebih baik dipakai untuk kebutuhan mendesak masyarakat seperti penerangan jalan,” tutupnya. (Din/Fch/ADV/DPRD Samarinda)

















