Klausa.co

Wartawan Tertahan di Pintu, Pengamanan Kantor Gubernur Kaltim Diperketat saat Aksi

Kondisi halaman Kantor Gubernur Kaltim yang terhampar barikade kawat berduri. (Din/Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Pengamanan di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) diperketat saat berlangsungnya aksi demonstrasi pada Selasa (21/4/2026). Aparat kepolisian terlihat melakukan penjagaan berlapis dengan memasang kawat berduri di sejumlah titik strategis di sekitar area perkantoran.

Langkah tersebut berdampak pada pembatasan akses keluar-masuk. Setiap orang yang hendak memasuki kawasan kantor gubernur harus melalui pemeriksaan ketat oleh petugas, termasuk awak media yang ingin melakukan peliputan.

Sejumlah jurnalis yang mencoba memantau situasi di dalam area kantor gubernur terpaksa tertahan di pintu masuk. Petugas keamanan meminta identitas serta keperluan, namun tidak memberikan izin bagi wartawan untuk melanjutkan akses.

“Dari mana, mas? Dari media ya? Maaf, belum bisa masuk,” ujar salah satu petugas keamanan di lokasi.

Baca Juga:  Peringati 69 Tahun Kaltim, Pemprov Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Ketika dimintai penjelasan lebih lanjut, petugas menyebut pembatasan tersebut merupakan instruksi dari atasan. Mereka mengaku tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan detail terkait kebijakan tersebut.

“Maaf, kami hanya menjalankan perintah pimpinan. Untuk detailnya kami kurang tahu,” katanya.

Dari pantauan di luar pagar, aktivitas di lingkungan Pemprov Kaltim tampak tetap berjalan. Sejumlah aparatur sipil negara masih terlihat beraktivitas seperti biasa, meski pintu akses dijaga ketat dan dibuka secara terbatas.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal meskipun ada agenda aksi unjuk rasa yang digelar oleh masyarakat. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightâ“‘ | 2021 klausa.co