Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memacu persiapan pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR), program nasional yang ditujukan untuk membuka akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat tidak mampu. Meski jadwal resmi kegiatan belajar mengajar belum ditentukan, Pemkot menegaskan bahwa kesiapan di lapangan tetap dikebut.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menuturkan, proses teknis yang belum sepenuhnya rampung tidak akan menghambat pelaksanaan program ini. Ia menilai, program prioritas semacam SR tidak perlu menunggu kondisi serba sempurna untuk dimulai.
“Kalau soal ditunda sehari dua hari, seminggu dua minggu, itu sangat teknis. Tidak mengubah apa-apa. Yang pasti Pemkot Samarinda sudah siap melaksanakan kegiatan Sekolah Rakyat,” ucap Andi Harun, Senin (13/7/2025).
SR sendiri merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, dengan pelaksana utama Kementerian Sosial dan dukungan dari Kemendikbudristek serta Kementerian PUPR. Untuk pelaksanaannya di Samarinda. Dua tempat sudah disiapkan sebagai lokasi. Yakni Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).
Namun hingga pertengahan Juli, fasilitas dari pemerintah pusat di dua lokasi tersebut belum sepenuhnya lengkap. Andi Harun mengatakan, Pemkot tak akan menunggu.
“Kami siap alihkan sementara fasilitas milik Pemkot ke lokasi sekolah rakyat. Yang penting program ini bisa segera berjalan,” tegasnya.
Pemkot juga telah mengutus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda untuk menandatangani nota kerja sama di Jakarta beberapa waktu lalu. Hal ini menjadi bagian dari upaya percepatan koordinasi antar instansi pusat dan daerah.
Selain infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Andi Harun menyebutkan bahwa kebutuhan seperti siswa, guru, hingga kurikulum sudah mulai disiapkan.
“Ini program luar biasa, mempermudah akses pendidikan bagi warga kurang mampu. Masyarakat juga harus ikut mendukung, jangan terjebak pada hal-hal teknis di awal,” tuturnya.
Dalam waktu dekat, Andi Harun dijadwalkan meninjau langsung lokasi pelaksanaan SR. Menurutnya, pelaksanaan bisa dimulai sembari menyempurnakan aspek teknis lainnya.
“Jangan tunggu sempurna baru jalan. Kita bergerak dulu. Karena kalau program ini berjalan di Samarinda, yang diuntungkan adalah warga Samarinda sendiri,” pungkasnya. (Yah/Fch/Klausa)
















