Klausa.co

Pemkot Samarinda Pastikan Pasokan Energi dan Pangan Aman Jelang Nataru 2026

Asisten II Setdakot Samarinda, Marnabas Patiroy. (Din/Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Menjelang lonjakan aktivitas akhir tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan pasokan bahan pokok, elpiji, dan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman. Kepastian ini muncul setelah Pemkot menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina dan sejumlah distributor kebutuhan pokok di Kota Tepian.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menyebut Pertamina telah memberi jaminan tertulis terkait kesiapan pasokan energi untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, kebutuhan elpiji dan BBM dipastikan dapat terpenuhi meski konsumsi masyarakat diprediksi naik signifikan.

“Pertamina memastikan stok energi aman. Mereka berkomitmen menjaga kebutuhan masyarakat,” ujar Marnabas, Rabu (3/12/2025).

Selain energi, pemerintah kota juga menaruh perhatian pada stabilitas harga bahan pokok. Pemkot telah mengundang PT Patraniaga Bulog untuk memastikan suplai pangan terjaga, termasuk komoditas yang harganya fluktuatif menjelang akhir tahun.

Baca Juga:  Posyandu Mawar 1, Harapan Baru untuk Layanan Kesehatan di Kelurahan Melayu

Salah satu contoh yang mendapat sorotan adalah cabai, yang sempat anjlok hingga Rp20 ribu per kilogram. Marnabas menilai kondisi tersebut sama-sama merugikan, baik bagi masyarakat maupun petani.

“Harga terlalu tinggi, masyarakat yang kena. Kalau terlalu rendah, petani dan pedagang yang rugi. Keseimbangan ini yang harus kita jaga,” jelasnya.

Pemkot mengawasi perkembangan harga setiap hari melalui dashboard pemantauan pada pukul 11.00 Wita. Jika ditemukan lonjakan atau penurunan tidak wajar, tim langsung bergerak melakukan penanganan di lapangan.

Saban akhir tahun, penggunaan elpiji rumah tangga biasanya meningkat dua kali lipat. Karena itu, Pemkot meminta tambahan alokasi gas dari Pertamina sebagai langkah antisipasi. Marnabas menegaskan bahwa meski stok saat ini aman, penambahan tetap diperlukan untuk menghindari kekosongan saat puncak permintaan.

Baca Juga:  Operasi Jelang Lebaran, DPPKUKM Kaltim Sisir Pasar Modern dan Tradisional untuk Jaga Keamanan Pangan

“Konsumsi masyarakat biasanya naik drastis. Karena itu kami ajukan tambahan pasokan,” katanya.

Pertamina dijadwalkan bertemu Wali Kota Samarinda untuk memaparkan kesiapan pasokan elpiji dan BBM secara langsung.

Saat ini, Pemkot masih menunggu komitmen final dari Pertamina dan para distributor. Marnabas memastikan, apabila ada perubahan atau keputusan terbaru, Pemkot akan segera menyampaikannya kepada publik.

“Kami menunggu kepastian resminya. Kalau ada perkembangan, akan langsung kami informasikan,” tutupnya. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co