Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan ribuan marbot masjid dan penjaga rumah ibadah akan segera diberangkatkan menjalankan ibadah umrah dan perjalanan rohani mulai Agustus 2025. Persiapan teknis dan administrasi tengah dikebut agar keberangkatan berjalan lancar.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kaltim, Dasmiah, menyebutkan, 800 marbot masjid sudah terdata dan dipastikan berangkat ke Tanah Suci Makkah tahun ini. Saat ini, proses pembukaan rekening di Bankaltimtara masih berjalan sebagai salah satu syarat pencairan bantuan biaya perjalanan.
“Insyaallah Agustus mereka sudah bisa berangkat umrah. Kami terus percepat persiapannya,” kata Dasmiah saat ditemui, Rabu (9/7/2025).
Selain pendataan dan administrasi, Pemprov Kaltim juga berkoordinasi dengan Kementerian Agama di kabupaten/kota untuk memperlancar proses pembuatan paspor dan vaksinasi wajib seperti meningitis dan polio.
Para calon jemaah diberikan kebebasan memilih biro perjalanan sesuai keinginan masing-masing. Namun, Pemprov tetap memberikan arahan teknis agar prosesnya berjalan sesuai aturan.
“Mereka bebas memilih travel, yang penting proposalnya masuk dan kita bantu pengurusannya,” tambahnya.
Sementara itu, untuk penjaga rumah ibadah beragama Nasrani yang direncanakan menjalankan perjalanan rohani ke Yerusalem, keberangkatannya terpaksa ditunda. Situasi konflik di Timur Tengah, khususnya ketegangan Iran-Israel, membuat penerbangan ke Israel saat ini dihentikan sementara.
“Kami masih memantau situasi. Kalau aman, akan kita berangkatkan. Tapi kalau belum memungkinkan, kemungkinan jadwalnya mundur ke 2026,” jelas Dasmiah.
Meski demikian, Pemprov tetap melanjutkan proses administratif bagi peserta perjalanan ke Yerusalem, mulai dari pembuatan rekening hingga pengurusan paspor.
“Jadi begitu situasi membaik dan bandara dibuka, mereka bisa langsung berangkat,” tutupnya. (Din/Fch/ADV/Diskominfo Kaltim)



















