Klausa.co

Swipe untuk membaca artikel

Search

Sistem SMA Double Track Harus Dikembangkan di Kaltim

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi (kemeja biru tua) didampingi Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin (kemeja kotak-kotak kuning) (Foto Drm/ISTIMEWA)

Bagikan

Kutai Kartanegara, Klausa.co – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin mengatakan bahwa sistem Double Track dapat dijadikan inovasi dan alternatif baru bagi SMA di Benua Etam.

SMA Double Track ini dapat dijadikan trobosan untuk meningkatkan kualitas para siswa lulusan SMA. Menurutnya, sistem ini merupakan metode yang sangat bagus untuk dikembangkan di masing-masing SMA.

Tujuannya, agar anak-anak yang melanjutkan pendidikannya di jenjang SMA tidak hanya memenuhi kemampuan pendidikan normatif, tapi juga punya kelebihan yang sesuai dengan kapasitasnya.

“Bagaimanapun anak-anak SMA dari sisi kejuruan sangat terbatas dibanding SMK. Saya pikir dengan sistem Double Track ini membuat anak-anak tidak harus ke SMK. Pasalnya, mereka juga bisa mendapatkan fasilitas, bakat dan keterampilan lainnya di SMA,” terangnya di SMAN 2 Sebulu, Kutai Kartanegara.

Baca Juga:  Pentingnya Neraca Penatagunaan Tanah untuk Perkebunan Kaltim
Advertisements

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi memberikan dukungannya pada sekolah yang menerapkan sistem SMA Double Track ini.

“Saya berharap SMA yang berada di Kaltim bisa menerapkan dan mengembangkannya, karena banyak sekali program SMA Double Track yang sudah dilaksanakan di beberapa kota, maupun provinsi lainnya,” harapnya.

Politikus Gerindra itu mendorong semua SMA untuk merubah sistem yang ada saat ini agar bisa lebih maju lagi. Dan ke depannya, siswa SMA bisa sejajar dengan SMK.

Baca Juga:  Kutai Kartanegara Memfokuskan Hilirisasi untuk Menggenjot Produksi Pangan Lokal di RKPD 2025

Tidak menutup kemungkinan akan terjadi persaingan antara SMA dan SMK. Namun, yang paling penting yakni memenuhi infrastruktur pendukung mulai dari sarana prasarana, dan kebutuhan lainnya untuk meningkatkan kapasitas pendidikan di Kaltim.

Advertisements

“Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dan bersinergi dengan dinas terkait untuk mencarikan solusi yang tepat bagi SMA tertinggal di daerah pedalaman. Kita lakukan pembenahan secara bertahap mulai dari tenaga pendidik, SDM hingga memperbaiki sapras yang tidak layak. Semua itu perlu dukungan dari pemerintah dan DPRD,” tegasnya.

Baca Juga:  Rusman Anggap Pemerintah Abai Terhadap Pengembangan Sekolah Kejuruan di Kaltim

(APR/ADV/DPRD Kaltim)

Bagikan

prolog dan benuanta

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co

Sertifikat SMSI Klausa.co