Klausa.co

Bandara APT Pranoto Klaim Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru

Potret landasan pacu di Bandara APT Pranoto Samarinda. (Ist)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Menjelang arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda menyatakan kesiapan penuh menghadapi peningkatan mobilitas penumpang. Seluruh aspek operasional dipastikan telah memenuhi standar keselamatan dan pelayanan setelah melalui proses verifikasi Kementerian Perhubungan.

Kepala Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, mengatakan kesiapan tersebut mencakup layanan terminal, personel bandara, hingga prosedur keamanan penerbangan. Menurutnya, pemeriksaan menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan operasional berjalan optimal selama periode Nataru.

“Seluruh unsur pendukung kami siapkan agar pelayanan kepada penumpang tetap prima, meski terjadi lonjakan pergerakan masyarakat di akhir tahun,” ujar Kadek, Sabtu (20/12/2025).

Momentum Nataru tahun ini turut didukung kebijakan pemerintah berupa penurunan harga tiket pesawat. Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 50 Tahun 2022, tarif penerbangan mengalami potongan sekitar 13 hingga 14 persen yang berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Baca Juga:  Tak Jadi Oposisi, PDI Perjuangan Kaltim Pilih Kawal dan Koreksi Pemerintah

Dari sisi operasional, Bandara APT Pranoto juga memperpanjang jam layanan hingga pukul 20.00 WITA. Penyesuaian ini dilakukan untuk mengakomodasi padatnya jadwal penerbangan. Manajemen bandara turut menambah area penjemputan penumpang serta bekerja sama dengan delapan penyedia transportasi darat, baik taksi maupun travel.

Lonjakan trafik tercatat pada sejumlah rute utama, khususnya tujuan Jakarta dan Surabaya. Sementara rute regional seperti Banjarmasin, Yogyakarta, dan Berau juga menunjukkan peningkatan signifikan. Tingkat keterisian kursi pada beberapa hari tertentu bahkan mendekati kapasitas penuh.

“Kami memperkirakan puncak arus berangkat terjadi pada 23 hingga 24 Desember, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 3 sampai 4 Januari 2026,” kata Kadek.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di penghujung tahun, pihak bandara menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi keterlambatan penerbangan. Posko Terpadu juga disiagakan sebagai pusat koordinasi penanganan kondisi darurat.

Baca Juga:  Bandara APT Pranoto Siap Sambut Taxi Drone Hyundai, Uji Coba Akan Dilakukan di Samarinda atau Balikpapan

Pengamanan bandara diperkuat melalui kerja sama dengan Polresta Samarinda, Polsek Sungai Siring, serta unsur TNI dalam pelaksanaan Operasi Nataru.

“Kami optimistis pelayanan selama Nataru dapat berjalan aman dan lancar. Masukan dari masyarakat tentu sangat kami harapkan demi peningkatan kenyamanan bersama,” tutupnya. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightâ“‘ | 2021 klausa.co