Samarinda, Klausa.co – Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda mulai menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi mahasiswa semester lima ke atas sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat. Kebijakan ini sekaligus diiringi penyesuaian sistem kerja bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui pola hybrid, yakni kombinasi kerja dari kantor dan rumah.
Rektor Unmul, Prof. Abdunnur, menyampaikan bahwa langkah tersebut mengacu pada surat edaran dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang mendorong transformasi sistem pembelajaran dan tata kelola kampus yang lebih adaptif.
“Di Unmul kami menyesuaikan dengan surat edaran Mendikti Saintek. Implementasinya kami tuangkan dalam kebijakan internal kampus,” ujarnya, Jum’at (10/4/2026).
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Rektor Unmul Nomor 1489/UN17/KP/2026 yang mengatur pelaksanaan PJJ secara proporsional, sesuai karakteristik masing-masing program studi. Namun demikian, Abdunnur menegaskan bahwa perkuliahan yang membutuhkan praktik seperti laboratorium, studio, maupun kegiatan lapangan tetap dilaksanakan secara tatap muka.
“Untuk mata kuliah berbasis praktik tetap wajib luring, agar capaian pembelajaran tidak terganggu,” jelasnya.
Selain proses belajar mengajar, Unmul juga mengalihkan berbagai layanan akademik ke platform digital. Mulai dari bimbingan skripsi, layanan administrasi mahasiswa, hingga rapat-rapat akademik didorong untuk dilakukan secara daring guna menekan mobilitas di lingkungan kampus.
Dalam aspek kepegawaian, Unmul menerapkan skema kerja hybrid. Pegawai diwajibkan bekerja dari kantor (WFO) pada Senin hingga Kamis, sementara pada Jumat diberlakukan kerja dari rumah (WFH). Meski demikian, tetap ada pengaturan piket bagi unit kerja tertentu untuk memastikan operasional kampus berjalan normal.
“Monitoring dan evaluasi akan kami lakukan secara berkala agar mutu pendidikan tetap terjaga,” tegas Abdunnur.
Tak hanya itu, kampus juga mengusung langkah efisiensi energi sebagai bagian dari kebijakan baru ini. Penggunaan pendingin ruangan dibatasi dengan suhu minimal 25 derajat Celsius, serta operasional perangkat listrik disesuaikan hanya pada jam kerja.
Di sisi anggaran, Unmul memangkas biaya perjalanan dinas secara signifikan. Perjalanan dalam negeri dikurangi hingga 50 persen, sedangkan perjalanan luar negeri dipangkas sampai 70 persen dan hanya diperbolehkan untuk agenda strategis yang tidak bisa digantikan secara daring.
“Penyesuaian ini diharapkan mendorong efisiensi sekaligus mempercepat transformasi menuju kampus digital yang ramah energi,” tutupnya. (Din/Fch/Klausa)

















