Samarinda, Klausa.co β Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, meresmikan rehabilitasi tahap awal lapangan sepakbola Stadion Palaran pada Senin (10/2/2025) malam. Peresmian ini menandai langkah awal dalam menghidupkan kembali salah satu stadion terbesar di Kaltim yang memiliki nilai sejarah penting dalam dunia olahraga di Benua Etam.
Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pj Gubernur Kaltim. Pada momen itu ia menegaskan bahwa rehabilitasi tahap awal ini merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk membangkitkan kembali Stadion Palaran sebagai aset olahraga yang potensial.
βEnam bulan lalu, kami berikhtiar untuk merehabilitasi Stadion Palaran yang selama ini seperti βputri cantik yang tertidurβ. Alhamdulillah ikhtiar ini seperti mendapatkan respon yang luar biasa. Karena tiba-tiba pemerintah pusat merehabilitasi Stadion Segiri, dan kita rehabilitasi Stadion Palaran,β tuturnya.
Ia menambahkan, Stadion Palaran memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan olahraga dan ekonomi di Samarinda, khususnya di wilayah selatan. Dengan luas lahan yang memadai dan fasilitas olahraga yang lengkap, stadion ini diharapkan bisa kembali menjadi pusat kegiatan sepakbola dan event olahraga lainnya di Kaltim.
Untuk itu, Akmal Malik berharap dukungan dari semua pihak, terutama legislatif, agar proses rehabilitasi dapat berlanjut pada tahap berikutnya di tahun 2026 mendatang.
Peresmian ini menjadi langkah awal bagi Stadion Palaran untuk kembali aktif dan berkontribusi bagi kemajuan olahraga di Kalimantan Timur.
“Mohon dukungan dari legislatif untuk menganggarkan tahap lanjutan dari rehabilitasi Stadion Palaran di tahun 2026 mendatang,β pungkasnya.
Dalam kegiatan peresmian itu Akmal Malik didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kaltim Felix Joni Darjoko, serta sejumlah perwakilan Forkopimda Kaltim. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltim M Syirajudin, Kepala PUPR Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dispora Agus Hari Kesuma, Kepala BPKAD Ahmad Muzakkir, Kepala Diskominfo M Faisal, Kepala Biro Adpim Syarifah Alawiyah, serta Direktur Utama Borneo FC Samarinda Ponaryo Astaman.Β (Wan/Klausa)

















