Samarinda, Klausa.co – Transformasi pendidikan berbasis digital yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai dilirik daerah lain. Kali ini, Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Jawa Timur, datang langsung ke Kota Tepian untuk mempelajari sistem pembelajaran digital yang telah diterapkan di puluhan sekolah menengah pertama (SMP).
Kunjungan kerja itu berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Lantai I DPRD Samarinda, Kamis (21/5/2026). Fokus pembahasan tertuju pada penerapan pendidikan berbasis teknologi dan strategi digitalisasi sekolah yang kini berjalan di 49 SMP di Samarinda.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, mengatakan pihaknya ingin menggali lebih jauh konsep hingga penerapan sistem pendidikan digital yang telah dijalankan Pemkot Samarinda. Menurut dia, hasil kunjungan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan referensi untuk diterapkan di Kabupaten Kediri sesuai kebutuhan daerah.
“Kami ingin mempelajari bagaimana sistem pendidikan digital diterapkan di Samarinda. Informasi yang kami dapatkan nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan di Kabupaten Kediri sesuai kebutuhan daerah kami,” kata Dodi.
Dia menyebut, pola pembelajaran berbasis digital sebenarnya mulai terbentuk sejak pandemi Covid-19. Saat itu, sekolah dipaksa beradaptasi dengan sistem pembelajaran daring menggunakan perangkat teknologi.
Dodi menilai, bantuan perangkat chromebook dari pemerintah pusat turut mempercepat adaptasi sekolah terhadap sistem pendidikan digital.
“Sejak pandemi, pola pembelajaran digital sudah mulai terbentuk. Ditambah adanya bantuan perangkat dari pemerintah pusat, sekolah-sekolah mulai lebih siap bertransformasi ke sistem digital,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan digitalisasi pendidikan kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dihadapi dunia pendidikan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih fleksibel sekaligus efisien.
“Mereka ingin mengetahui lebih jauh bagaimana penerapan pendidikan berbasis digital di Samarinda. Ini memang menjadi kebutuhan seiring perkembangan zaman dan tuntutan efisiensi saat ini,” ucap Anhar.
Pertemuan itu ditutup dengan pertukaran cinderamata antara DPRD Kabupaten Kediri dan DPRD Samarinda sebagai simbol penguatan hubungan antardaerah. (Din/Fch/ADV/DPRD Samarinda)















