Klausa.co

Disorot Netizen karena Gaya ‘Noni Belanda’, First Lady Kaltim: Hidup Cuma Sekali

Sarifah Suraidah, istri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud (Foto: Ist)

Bagikan

​Samarinda, Klausa.co – Penampilan Sarifah Suraidah, istri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, tengah menjadi buah bibir di jagat maya. Gaya busananya yang dinilai mencolok dan mewah saat mendampingi suami bertugas memicu reaksi beragam dari warganet, bahkan hingga julukan “Noni Belanda” dialamatkan kepadanya.

​Sorotan publik ini mencuat setelah foto-foto Sarifah saat melakukan kegiatan blusukan viral. Ia kerap tampil dengan gaun klasik, topi lebar, serta aksesori yang dianggap berlebihan untuk situasi kerja lapangan. Menanggapi riuh komentar netizen, Sarifah akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya, @syarifahsuraidah.

​Melalui unggahan terbarunya pada Minggu (1/3/2026), Sarifah memberikan jawaban menohok terkait pilihan busananya. Ia menegaskan bahwa gaya berpakaian adalah bentuk ekspresi diri yang tidak seharusnya dibatasi oleh penilaian orang lain.

Baca Juga:  Kejati Kaltim Ungkap Capaian Kerja 2023, Siap Amankan IKN dan Pemilu 2024

​”Baju dan gayanya kok berlebihan? Hidup cuma sekali, hidup enggak bisa diputar lagi. Lakukan apa yang mau dilakukan,” tulis Sarifah dalam takarir unggahannya.

​Ia juga menambahkan pesan tentang pentingnya autentisitas diri. Menurutnya, seseorang tidak akan bisa memuaskan semua pihak dalam menjalani hidup.

​”Kita gak hidup untuk menyenangkan semua orang, jadilah diri sendiri,” lanjutnya.

​Meski menjadi sasaran kritik, Sarifah tampak enggan memperpanjang polemik. Di unggahan lain, ia membagikan video ceramah yang mengajak untuk bersabar dan memaafkan. Ia menuliskan pesan singkat, “Maafkan semua orang, InsyaAllah.”

​Memasuki bulan Ramadan, First Lady Benua Etam ini memilih mengalihkan fokus pada kegiatan sosial. Terbaru, ia tampak mengajak anak-anak panti asuhan berbelanja kebutuhan Lebaran. Aksi ini pun menuai apresiasi dari sebagian pengikutnya di media sosial, di tengah badai kritik yang masih menerpa.

Baca Juga:  DBON Kaltim, Program Andalan Dispora Kaltim yang Membutuhkan Partisipasi Masyarakat

​Aksi mengorek gaya hidup ini sebenarnya merupakan buntut dari isu yang lebih besar. Sebelumnya, publik Kaltim dihebohkan dengan kabar pengadaan mobil dinas mewah Gubernur Kaltim yang nilainya mencapai Rp8,5 miliar.

​Viralnya angka fantastis tersebut memicu rasa penasaran publik terhadap kekayaan keluarga orang nomor satu di Kaltim tersebut. Alhasil, penampilan Sarifah yang kerap tampil glamor menjadi sasaran empuk kritik netizen yang membandingkan kemewahan pejabat dengan kondisi ekonomi masyarakat Kaltim. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co