Klausa.co

Rudy Mas’ud Buka Seleksi Dirut Bankaltimtara, Tekankan Standar Tinggi

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud. (Din/Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa posisi Direktur Utama Bankaltimtara harus diisi oleh figur yang benar-benar memiliki kapasitas dan integritas tinggi. Ia menilai jabatan tersebut tidak bisa diberikan secara sembarangan, mengingat besarnya tanggung jawab dalam mengelola dana publik.

Menurut Rudy, kriteria utama yang dibutuhkan adalah profesionalisme, rekam jejak yang bersih, serta kompetensi di bidang perbankan. Hal itu menjadi syarat mutlak agar Bankaltimtara mampu menjalankan fungsi strategisnya sebagai bank daerah.

“Bankaltimtara ini bank besar, bukan bank kaleng-kaleng. Jadi orangnya harus betul-betul qualified,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara terbuka melalui panitia seleksi (pansel). Seluruh kandidat yang mendaftar akan menjalani tahapan ketat dengan standar tinggi, khususnya dalam aspek profesionalitas dan akuntabilitas.

Baca Juga:  Rudy Mas’ud Minta Maaf soal Polemik Renovasi Rumah Jabatan, Siap Tanggung Fasilitas Pribadi

Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak terlibat dalam proses teknis seleksi. Pansel memiliki kewenangan penuh untuk menyaring kandidat sebelum nama-nama yang lolos diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selanjutnya, OJK akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk menentukan apakah kandidat tersebut layak menduduki posisi pimpinan bank.

“Jadi sebenarnya tidak ada urusannya langsung dengan kita. Semuanya boleh mendaftar,” jelasnya.

Di sisi lain, Rudy mengungkapkan bahwa pergantian manajemen Bankaltimtara tidak lepas dari sejumlah persoalan yang terjadi. Ia menyinggung adanya kasus tindak pidana korupsi di Kalimantan Utara, serta penurunan kinerja keuangan bank tersebut.

Penurunan itu berdampak langsung terhadap penerimaan daerah. Ia menyebut setoran dividen Bankaltimtara ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalami penurunan signifikan.

Baca Juga:  Presiden Luncurkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Kaltim Sudah Rampungkan 1.037 Kelembagaan

Ia berharap melalui proses seleksi yang ketat dan transparan, manajemen baru Bankaltimtara dapat memperbaiki kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Kita sudah memasukkan dalam APBD Kaltim target deviden dari Bankaltimtara sebesar Rp338 miliar. Tetapi yang bisa didapat hanya Rp191 miliar,” tutup Rudy. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightâ“‘ | 2021 klausa.co