Klausa.co

Cek Kesehatan Gratis Kaltim Jangkau 220 Ribu Warga hingga Desember 2025, Pemprov Perkuat Layanan Preventif

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin. (Din/Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sedang menggeser fokus pembangunan kesehatan ke arah pencegahan. Melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), layanan kesehatan dasar tanpa biaya diperluas hingga menjangkau ratusan ribu warga di seluruh wilayah Bumi Etam.

Program ini merupakan turunan kebijakan nasional di sektor kesehatan yang diimplementasikan secara menyeluruh di tingkat daerah. Di Kaltim, CKG dilaksanakan di seluruh puskesmas dengan dukungan penuh pemerintah provinsi agar akses layanan kesehatan dasar dapat dirasakan merata oleh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Jaya Mualimin, menyebut respons masyarakat terhadap program ini tergolong tinggi. Hingga akhir Desember 2025 misalnya, lebih dari 220 ribu warga tercatat telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca Juga:  Pemprov Kaltim Siapkan Rp32 Miliar untuk Gratiskan Perjalanan Religi 900 Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah

β€œAntusiasme masyarakat cukup besar. Lebih dari 220 ribu orang sudah menjalani pemeriksaan kesehatan melalui Program CKG di puskesmas,” kata Jaya di Samarinda, pada Senin (29/12/2025).

Menurutnya, cakupan program tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga diperluas ke kelompok usia sekolah. Pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan terhadap pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, seperti ibu hamil dan bayi baru lahir. Pemeriksaan berkala dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan maupun kelainan sejak dini, agar penanganan medis dapat segera diberikan.

Pendekatan preventif ini dinilai penting guna menekan risiko penyakit kronis, agar memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang. Pemerintah daerah berharap kemudahan akses layanan tanpa biaya dapat mendorong kesadaran warga untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.

Baca Juga:  SMAN 10 Samarinda Bersiap Sambut Siswa Baru, Komisi IV DPRD Kaltim Tinjau Langsung Progres Fasilitas

β€œDeteksi dini sangat penting. Dengan pemeriksaan sejak awal, risiko penyakit bisa diketahui lebih cepat dan ditangani secara tepat. Tujuannya agar masyarakat Kaltim bisa hidup lebih sehat dan produktif,” tutup Jaya. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightβ“‘ | 2021 klausa.co