Klausa.co

  • Home
  • /
  • Advertorial
  • /
  • Perayaan Erau Adat Benua Tuha Desa Sabintulung Diadakan 7 Hari 7 Malam Sebelum Erau di Tenggarong

Perayaan Erau Adat Benua Tuha Desa Sabintulung Diadakan 7 Hari 7 Malam Sebelum Erau di Tenggarong

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Ely Hartati Rasyid

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Perayaan Erau Adat Benua Tuha Desa Sabintulung di Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara kembali dilaksanakan selama sepekan mulai tanggal 10 hingga 17 September 2022.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Ely Hartati Rasyid ketika ditemui media ini di Ruang Kerjanya, Lantai 5 Gedung D Kompleks DPRD Kaltim jalan Teuku Umar, Kota Samarinda.

Menurutnya, pelaksanaan Erau Sabintulung digelar lebih dulu sebelum prosesi upacara Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Tenggarong sebab lokasinya disebut sebagai wilayah adat Benua Tuha di Kutai Kartanegara.

“Aji Pangeran Haryo Kusumo Puger bercerita bahwa Sultan Parikesit memulai prosesi Erau itu harus dari Erau Sabintulung di Muara Kaman. Karena, dianggap sebagai Benua Tuha. Jadi Sultan Parikesit memerintahkan untuk Erau di sana dulu. Setelah selesai, baru boleh dimulai prosesi Erau di Tenggarong,” ucapnya, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga:  Realisasi Anggaran Belum Terserap Maksimal, Ananda Minta Disdikbud Kaltim Percepat Proses Kegiatan
Advertisements

Perayaannya pun digelar selama 7 hari 7 malam nonstop. Dari cerita Ketua Adat Sabintulung Yanto, semua mahkluk mulai dari yang terlihat hingga tidak merayakan pelaksanaan Erau ini. Oleh karenanya, siapa pun harus berhati-hati dan teliti ketika perayaan Erau digelar. “Orang sebelah berpesta juga. Perayaannya ramai sekali,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perayaan Erau Sabintulung. Pasalnya, pesta terlaksana tanpa adanya anggaran dari pemerintah. “Masyarakat berkumpul, bergotong royong, rakat dan sama-sama mengeluarkan uang demi kelancaran Erau. Semua berpartisipasi,” terangnya.

Akan tetapi ada berita baik, perayaan Erau Sabintulung akan menjadi agenda tetap yang sudah dijadwalkan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara. Sehingga, tahun depan ada anggarannya. Jika ada anggaran, maka akan terlaksana terus.

Baca Juga:  Ely Berharap Pemerintah Segera Buat Pergub Turunan dari Perda Ketahanan Keluarga

“Masyarakat menginginkannya, akhirnya gayung disambut Bupati Kutai Kartanegara. Sebab, ketika membuka perayaan itu terlihat sebegitu besarnya tanpa anggaran dari Pemkab dan itu luar biasa,” paparnya.

Advertisements

Sementara itu, pelaksanaan atau prosesi Erau di Tenggarong dimulai pada tanggal 20 September 2022. “Begitulah ritual adatnya. Saya senang sekali adanya Erau, karena berimbas pada perekonomian masyarakat. Itu yang paling penting,” ungkap Anggota DPRD Kaltim Dapil Kutai Kartanegara ini.

Perayaan Erau ini memberikan kontribusi dan multiplier effect kepada masyarakat sekitar. Sehingga, ekonomi mulai bangkit. “Disisi lain masyarakat terhibur dengan ritual-ritual adat dan pagelaran seni. Harapannya, Erau merangsang perekonomian lokal,” harapnya.

“Semua pasar, penginapan dan restaurant bergairah membuat daya beli meningkat. Lalu efeknya juga ke generasi muda. Sebab, panitia serta tarian kolosalnya melibatkan milenial dan anak-anak sekolah. Jangan salah, itu menjadi kesan tersediri bagi generasi penerus. Mereka akan bangga karena pernah jadi panitia atau penari Erau,” sambungnya.

Baca Juga:  BBM Subsidi di Indonesia Naik, Wagub: Kaltim Keberatan

Pada intinya, pemerintah akan terus memberi dukungan pada penyelenggaraan Erau di Benua Etam. “Pasalnya, dukungan pariwisata itu lagi digencarkan. Pariwisata itu salah satu sektor yang bisa meningkatkan pendapatan kita,” tegasnya.

Advertisements

(APR/ADV/DPRD Kaltim) 

 

IKUTI BERITA KLAUSA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

.

Bagikan

logo klausa.co

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co