Klausa.co

Suparno: Politik Harus Kembali pada Semangat Pancasila dan Kepentingan Rakyat

Ketua DPD PAN Samarinda dan Anggota DPRD Samarinda, Suparno. (Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni kembali menjadi momentum untuk merefleksikan peran ideologi bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Suparno, menilai Pancasila tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga pedoman yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi utama yang menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan politik yang ada di masyarakat.

“Pancasila adalah fondasi yang mempersatukan Indonesia yang beragam,” ujar Suparno.

Dia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetap relevan menghadapi berbagai persoalan bangsa saat ini. Di tengah meningkatnya polarisasi sosial dan derasnya arus informasi di era digital, semangat persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial dinilai semakin penting untuk dijaga.

Baca Juga:  Warga Muara Badak Keluhkan Proses Perbaikan Jalan yang Tak Kunjung Kelar

Suparno mengatakan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk merawat nilai-nilai tersebut agar tidak tergerus oleh perbedaan pandangan maupun kepentingan kelompok tertentu.

Selain itu, Ketua DPD PAN Samarinda tersebut menegaskan bahwa dunia politik harus dijalankan sesuai dengan semangat Pancasila. Politik, kata dia, tidak boleh sekadar dipahami sebagai arena perebutan kekuasaan, melainkan harus menjadi instrumen untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Politik harus menjadi alat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Ketika dijalankan berdasarkan nilai-nilai Pancasila, maka kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Parno juga mengajak masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Menurutnya, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah, melainkan harus menjadi modal dalam memperkuat pembangunan Kota Samarinda.

Baca Juga:  Driver Ojol Tagih Janji Pemerintah Soal Tarif, Desak Sanksi Aplikator dan Dukung Perusda Ojol

“Perbedaan tidak boleh menjadi penghalang untuk bergandengan tangan membangun daerah. Yang harus kita kedepankan adalah persatuan dan kepentingan bersama,” katanya.

Menutup pernyataannya, Suparno berharap nilai-nilai Pancasila terus menjadi kompas bagi para pemimpin maupun masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (Din/Fch/ADV/DPRD Samarinda)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightâ“‘ | 2021 klausa.co