Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus mempertegas langkahnya dalam merealisasikan program pendidikan gratis atau yang dikenal dengan istilah “gratispol”. Program ini jadi salah satu jurus andalan Pemprov untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang lebih tangguh dan siap bersaing.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim, Dasmiah, menegaskan bahwa pendidikan gratis bukan sekadar janji politik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan Bumi Etam.
“Ini adalah fondasi penting agar anak-anak Kaltim punya kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat daya saing kita di tingkat nasional,” kata Dasmiah, Rabu (9/7/2025).
Sebagai bagian dari eksekusi program, Pemprov Kaltim telah menjalin kerja sama dengan tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah ini. Verifikasi data penerima beasiswa pun dilakukan agar bantuan pendidikan bisa benar-benar tepat sasaran.
“Kalau ada mahasiswa yang belum tercover beasiswa dari kampus, datanya tetap akan kami tindak lanjuti. Kami juga pastikan tidak ada tumpang tindih penerima dengan beasiswa lain,” ujar Dasmiah.
Tak hanya soal distribusi beasiswa, pengawasan pelaksanaan program juga jadi perhatian serius. Pemprov menjadwalkan evaluasi rutin setiap bulan dan melibatkan BPKP serta Inspektorat Wilayah dalam pengawasan lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa anggaran pendidikan gratis tak diselewengkan.
Di sisi lain, Pemprov Kaltim aktif menyosialisasikan program ini agar masyarakat tahu dan bisa memanfaatkan kesempatan tersebut. Dasmiah mengingatkan, jika ada pihak yang mencoba memungut biaya dalam program ini, masyarakat diminta untuk segera melapor.
“Kami tidak akan ragu menindak tegas oknum yang bermain di program ini. Pendidikan gratis ini sudah punya dasar hukum yang kuat dan harus berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh warga Kaltim untuk memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin.
“Program ini hadir untuk seluruh masyarakat, jangan disia-siakan. Kita jaga sama-sama agar bisa menjadi jalan menuju masa depan yang lebih cerah,” tutup Dasmiah. (Din/Fch/ADV/Diskominfo Kaltim)













