Samarinda, Klausa.co – Nama Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, mulai ramai dibicarakan dalam bursa calon Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim. Namun, politikus muda ini memilih bersikap tenang. Ia menilai wacana tersebut bagian dari dinamika internal partai yang berjalan secara alamiah.
“Semua kan ada mekanismenya. Dari bawah dulu, dari pengurus anak cabang (PAC), naik ke cabang (DPC), baru ke pusat. Jadi biarkan saja prosesnya berjalan,” ujar Ananda saat ditemui di Samarinda, Jumat (7/11/2025).
Ia menjelaskan, penjaringan calon ketua dilakukan berjenjang dan melibatkan tahapan evaluasi yang ketat. Setelah pengusulan dari daerah, nama-nama yang muncul akan melalui fit and proper test serta psikotes sebelum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menetapkan keputusan akhir.
Menurut Ananda, dirinya siap mengikuti seluruh proses itu dengan penuh tanggung jawab.
“Saya jalankan saja dengan baik. Berpartai itu kan untuk masyarakat, bukan soal jabatan,” ujarnya.
Ananda tak menampik bahwa sejumlah pengurus di tingkat cabang dan anak cabang telah mengusulkan namanya sebagai calon ketua. Meski begitu, ia menegaskan belum ada keputusan resmi.
“Memang ada beberapa PAC dan DPC yang mengajukan nama saya, tapi prosesnya masih panjang. Kita ikuti saja alurnya,” katanya.
Bagi Ananda, dinamika semacam ini adalah hal yang biasa di tubuh partai politik, apalagi menjelang masa pergantian kepengurusan. Ia menilai yang terpenting adalah memastikan proses berjalan sesuai aturan partai.
“Yang penting semua taat mekanisme. Soal hasil, kita serahkan sepenuhnya ke DPP,” ujarnya.
Meski peluangnya terbuka lebar, Ananda enggan berspekulasi lebih jauh soal kemungkinan dirinya memimpin DPD PDI Perjuangan Kaltim.
“Saya enggak mau mengandai-andai. Fokus saja dulu pada tugas yang ada,” tutupnya. (Din/Fch/Klausa)




















