Klausa.co

Bersenggolan, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Truk Tangki di Depan Kampus Untag Samarinda

Kendaraan truk tangki yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Jl. Juanda, Samarinda. (Istimewa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ir H Juanda, tepat di depan Kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Selasa (17/2/2026) siang. Seorang ibu dan anak perempuannya meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat insiden dengan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM).

Peristiwa itu terjadi saat arus lalu lintas di kawasan tersebut dalam kondisi padat, namun kendaraan bergerak perlahan dari arah flyover menuju Jalan Antasari. Korban diketahui berinisial M dan putrinya, SD. Keduanya mengendarai Honda Scoopy KT 4871 BBA.
Salah seorang saksi mata, Siti, mengatakan sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor korban berada di sisi kiri truk tangki. Kendaraan di sekitar lokasi disebut berjalan pelan karena kepadatan lalu lintas.

Baca Juga:  Polisi Petakan Titik Rawan Macet di Samarinda Saat Mudik Lebaran 2026

“Jalannya pelan-pelan. Motor korban sejajar dengan kendaraan lain. Sepertinya mau mendahului dari kiri, tapi truk juga ambil kiri, lalu terjadi senggolan,” ujar Siti di lokasi kejadian.

Benturan tersebut membuat korban terjatuh ke badan jalan. Nahas, keduanya terlindas ban belakang truk. Siti mengaku melihat salah satu korban sudah tidak bernyawa di tempat.

“Saya lihat ibunya sudah meninggal di situ,” katanya.

Pengemudi truk, Rudy Sihombing, menyebut tidak menyadari secara jelas posisi sepeda motor sebelum insiden terjadi. Ia mengaku kendaraannya dalam kondisi kosong dan tengah menuju Palaran usai perjalanan dari Sangkulirang, Kutai Timur.

“Saya tahunya motor ada di sebelah kiri. Tiba-tiba terasa kena, saya langsung berhenti. Korban jatuh dan masuk ke ban belakang,” jelasnya.

Baca Juga:  Kafe Tepi Mahakam Hancur Dihantam Tongkang, Cuaca Ekstrem Diduga Jadi Biang Keladi

Kanit Pamapta III Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki Hidayat, membenarkan kejadian tersebut. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga dan mengevakuasi korban ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie.

“Dua korban sempat dibawa ke rumah sakit. Berdasarkan informasi terakhir, keduanya dinyatakan meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui kronologi pasti insiden tersebut. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co