Klausa.co

Swipe untuk membaca artikel

Search

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan KS Tubun, Samarinda, Diduga Meninggal Akibat Penyakit Tekanan Darah

Penemuan Mayat di Jalan. Ks. Tubun, Samarinda pada Kamis (6/6/2024). (Foto: Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Seorang pria bernama Pomo (57) ditemukan tak bernyawa di kediamannya di Jalan Ks. Tubun, Gang 7, Kelurahan Sidodadi, Kota Samarinda, pada Kamis (6/6/2024). Sontak kejadian ini menggemparkan warga sekitar.

Menurut keterangan tetangga korban, Heri, Pomo ditemukan dalam keadaan seperti sedang tidur. Namun, karena Pomo memiliki riwayat penyakit tekanan darah dan sempat terjatuh, Heri pun meminta bantuan warga lain untuk memeriksanya.

“Saya lihat dia seperti sedang tidur, tapi menurut warga, dia sempat jatuh dan memiliki riwayat penyakit tekanan darah,” ujar Heri.

Edi Rianto, relawan yang turut merespon kejadian tersebut, mengatakan bahwa ia mendapat laporan dari Heri dan langsung bergegas ke lokasi. Setibanya di sana, Edi melihat luka bolong di bagian siku Pomo yang mengeluarkan darah.

Baca Juga:  Balapan Liar di Samarinda, Dispora Kaltim Minta IMI Bina Pembalap Jadi Atlet
Advertisements

“Saya lihat tangan Pak Pomo ada luka bolong di bagian siku dan mengeluarkan darah. Saya belum sempat sampai di sini, saya sudah telepon anggota relawan untuk membawa P3K dan mobil ambulan,” kata Edi.

Edi mengaku tidak mengetahui bahwa Pomo sudah meninggal saat itu. Ia baru menyadarinya setelah tiba di lokasi dan memeriksa denyut nadi Pomo.

“Setelah saya datang, saya cek denyut nadinya dan ternyata sudah tidak ada. Almarhum juga sudah dalam posisi kaku. Penemuan mayat tersebut sekitar pukul 15.30 Wita,” tambahnya.

Baca Juga:  Ciptakan Pemerintahan Bersih, Pemkot Samarinda Teken MoU Dengan Kejari Samarinda

Kepolisian setempat telah mengambil alih penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kematian Pomo. Kepergian Pomo meninggalkan duka mendalam bagi para tetangga. Pomo dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik hati.

Advertisements

“Dia orangnya baik, suka menyapa dan membantu tetangga. Kami semua merasa kehilangan,” ujar salah satu tetangga Pomo.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (Yah/Fch/Klausa)

Bagikan

prolog dan benuanta

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co

Sertifikat SMSI Klausa.co