Klausa.co

Swipe untuk membaca artikel

Search

Kecanduan Porno: Tanda-tanda dan Cara Mengatasinya

Billie Eilish (Foto: Google)

Bagikan

Klausa.co – Pornografi adalah salah satu hiburan yang banyak diminati oleh orang-orang di zaman digital ini. Namun, apa jadinya jika pornografi menjadi kebutuhan yang tak terkendali? Kecanduan pornografi bisa menimpa siapa saja, bahkan selebriti sekelas Billie Eilish.

Kecanduan pornografi adalah kondisi di mana seseorang merasa terikat secara emosional dengan konten-konten porno yang ia tonton. Hal ini bisa berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari, baik secara personal maupun sosial.

Menurut Medical News Today, beberapa dokter menganggap kecanduan ini sebagai salah satu bentuk hiperseksualitas, yaitu perilaku seksual yang berlebihan dan tidak sehat. Namun, tidak semua terapis sepakat dengan hal ini. Beberapa di antaranya berpendapat bahwa pornografi bukanlah masalah, melainkan hanya berpotensi menimbulkan masalah jika tidak dikontrol.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah seseorang sudah kecanduan pornografi atau belum? Berikut adalah beberapa tanda-tanda yang bisa menjadi indikator:

Advertisements
  • Tidak puas dengan kehidupan seks.

Seseorang yang kecanduan pornografi cenderung merasa bosan atau tidak puas dengan pasangannya saat berhubungan seksual. Hal ini karena ia sudah terbiasa dengan fantasi-fantasi yang ditampilkan oleh konten porno.

  • Menonton di mana saja.

Seseorang yang kecanduan pornografi tidak bisa mengendalikan diri untuk tidak menonton konten porno kapan saja dan di mana saja. Ia bisa saja menontonnya di tempat kerja, di sekolah, di rumah, atau bahkan di tempat umum.

  • Mengabaikan tanggung jawab.

Seseorang yang kecanduan pornografi sering kali mengorbankan waktu dan energinya untuk menonton konten porno. Ia bisa saja mengabaikan pekerjaan, belajar, atau urusan rumah tangga demi memuaskan hasratnya.

  • Merasa pornografi aib.

Seseorang yang kecanduan pornografi biasanya merasa bersalah atau malu dengan kebiasaannya tersebut. Ia sadar bahwa menonton konten porno adalah salah, namun ia tidak bisa berhenti melakukannya.

Baca Juga:  Astra Motor Kaltim 2 Gelar Fashion Ride, Perkuat Tali Silahturahmi di Bulan Ramadan
Advertisements
  • Mulai kehabisan uang.

Seseorang yang kecanduan pornografi bisa saja mengeluarkan uang untuk membeli konten porno berbayar yang lebih eksklusif atau ekstrem. Hal ini bisa membuat uangnya habis tanpa disadari.

  • Mulai banyak gangguan.

Seseorang yang kecanduan pornografi sering kali mengalami gangguan konsentrasi, ingatan, atau mood. Ia sulit fokus pada hal-hal penting karena pikirannya selalu terbayang-bayang oleh konten porno.

  • Mudah marah.

Seseorang yang kecanduan pornografi biasanya mudah tersinggung atau marah jika ada orang yang mengkritik atau mengingatkan tentang kebiasaannya tersebut. Ia juga sering merasa kesal dengan hal-hal yang mengganggu waktunya untuk menonton konten porno.

Salah satu contoh nyata dari dampak buruk kecanduan pornografi adalah pengakuan dari penyanyi dan penulis lagu terkenal, Billie Eilish. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku sudah menonton konten porno sejak usia 11 tahun.
Akibatnya, ia sering mengalami mimpi buruk dan merasa hancur karena terpapar oleh konten porno yang tidak realistis dan kasar.

Baca Juga:  Gara-gara Sebar Video Mesum, Waria di Balikpapan jadi Tersangka
Advertisements

“Pornografi benar-benar menghancurkan otak saya dan saya merasa sangat hancur karena saya terpapar begitu banyak konten seperti itu,” kata Eilish.

Jika Anda merasa memiliki tanda-tanda kecanduan pornografi seperti di atas, maka Anda perlu segera mencari bantuan profesional. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter, psikolog, atau konselor yang ahli dalam bidang kesehatan seksual.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa langkah berikut untuk mengatasi kecanduan pornografi:

  • Mengakui masalah.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengakui bahwa Anda memiliki masalah dengan pornografi. Dengan begitu, Anda bisa lebih termotivasi untuk mengubah perilaku Anda.

Advertisements
  • Mencari dukungan.

Anda tidak perlu merasa sendirian dalam menghadapi masalah ini. Anda bisa mencari dukungan dari keluarga, teman, atau komunitas yang peduli dengan Anda. Anda juga bisa bergabung dengan kelompok-kelompok yang memiliki masalah serupa dan saling memberi semangat.

  • Mengganti kebiasaan.

Anda bisa mencoba untuk mengganti kebiasaan menonton konten porno dengan kegiatan-kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat. Misalnya, berolahraga, membaca, menulis, bermain musik, atau belajar hal-hal baru.

  • Menghindari pemicu.

Anda bisa menghindari hal-hal yang bisa memicu Anda untuk menonton konten porno. Misalnya, menghapus aplikasi atau situs porno dari ponsel atau komputer, mengunci kamar mandi atau kamar tidur, atau mengurangi waktu berselancar di internet.

  • Mengelola stres.

Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat Anda ingin menonton konten porno sebagai pelarian. Oleh karena itu, Anda perlu belajar cara mengelola stres dengan baik. Anda bisa melakukan meditasi, yoga, napas dalam-dalam, atau teknik relaksasi lainnya.

Baca Juga:  Waria di Balikpapan Unggah Adegan Mesum untuk Gaet Pelanggan
Advertisements

Kecanduan pornografi bukanlah hal yang sepele. Jika dibiarkan terus-menerus, hal ini bisa merusak kesehatan fisik dan mental Anda, serta hubungan Anda dengan orang-orang di sekitar Anda.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk mencari bantuan jika Anda merasa sudah kecanduan pornografi. Ingatlah bahwa Anda masih bisa berubah menjadi lebih baik dan bahagia tanpa pornografi. (Mar/Mul/Klausa)

Bagikan

prolog dan benuanta

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co