Kukar, Klausa.co – Desa Wisata Pela di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) adalah surga ekowisata yang baru dibuka sejak 2017. Desa ini menggabungkan pesona alam dan kearifan budaya lokal yang khas.
Di sini, Anda bisa merasakan sensasi berpetualang di tengah sungai, hutan, dan gunung. Anda juga bisa mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat setempat yang ramah dan unik.
Salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah menyaksikan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang menakjubkan di tepi Sungai Mahakam. Desa ini sangat cocok untuk Anda yang suka fotografi atau sekadar ingin bersantai.
Tapi, ada satu hal yang harus Anda perhatikan sebelum berkunjung ke Desa Pela. Anda harus memesan penjemputan terlebih dahulu karena Desa Pela tidak punya layanan penjemputan siaga di Dermaga.
“Untuk memesan penjemputan, wisatawan bisa hubungi nomor 0813-4724-3689,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, Alimin Azarbaijan.
Desa ini punya dua pilihan transportasi air untuk menjemput tamu, yaitu kapal dan longboat. Anda bisa memilih mau dijemput di Kota Bangun atau Liang Ulu.
Di Kota Bangun, Anda harus bayar Rp500 ribu untuk penjemputan bolak-balik. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit.
Di Liang Ulu, Anda cukup bayar Rp400 ribu untuk penjemputan bolak-balik. Waktu tempuhnya sekitar 15 menit.
“Kalau mau naik kapal, bisa muat sampai 18 orang. Kalau mau naik longboat, cuma bisa muat 10-12 orang. Tapi demi keamanan, biasanya cuma 10 orang saja,” jelasnya.
Oh ya, jangan lupa pakai pelampung (life jackets). Ini penting untuk keselamatan Anda selama di perjalanan. Pelampung sudah disediakan oleh Desa Pela dan wajib dipakai oleh semua tamu.
Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mengunjungi Desa Pela? Jika ya, segera rencanakan liburan Anda ke sana dan nikmati surga ekowisata di tepian Mahakam. (Apr/Fch/ADV/Diskominfo Kukar)

















