Klausa.co

Gedung Jantung Terpadu RSUD Kanujoso Belum Optimal, DPRD Kaltim Ingatkan Soal Kebutuhan Anggaran

Bangunan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo. (Ist)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Pemanfaatan Gedung Jantung Terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan sedang disorot. Pasalnya, fasilitas yang dirancang sebagai pusat layanan jantung modern itu dinilai belum berjalan maksimal karena kebutuhan anggaran yang belum sepenuhnya terpenuhi.

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti, menyebut sejumlah sarana vital di dalam gedung masih menunggu dukungan pendanaan tambahan. Kondisi ini kontras dengan meningkatnya kebutuhan layanan penyakit jantung, terutama dari pasien rujukan berbagai daerah di Kaltim.

“Kalau kebutuhan anggarannya tidak segera dilengkapi, operasional gedung bisa tersendat. Dan masyarakat yang paling merasakan dampaknya,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Damayanti menegaskan, gedung tersebut merupakan investasi besar pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Namun ia mengingatkan, bangunan megah tidak akan berarti jika alat medis dan anggaran operasional tidak terpenuhi.

Baca Juga:  Pemprov Kaltim Kukuhkan 14 Pejabat Fungsional, Gubernur Harum Tekankan Meritokrasi dan Dedikasi

Selain aspek teknis, ia turut menyoroti tingginya biaya layanan jantung yang masih menjadi kendala bagi warga berpenghasilan rendah. Menurutnya, keberadaan gedung baru harus diikuti dengan layanan yang lebih terjangkau.

“Kita ingin gedung ini benar-benar berfungsi dan bisa diakses semua warga tanpa hambatan biaya,” tegasnya.

Ia mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim, DPRD, dan manajemen RSUD Kanujoso memperkuat koordinasi agar masalah pendanaan tidak menghambat beroperasinya fasilitas tersebut secara penuh.

“Kalau dukungan anggarannya kuat, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Din/Fch/ADV/DPRD Kaltim)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co