Samarinda, Klausa.co – Dorongan penggunaan hak angket yang mencuat dalam aksi 21 April 2026 mulai direspons kalangan legislatif. Dari DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), suara dukungan datang dari internal Fraksi PAN-NasDem yang menilai hak angket sebagai mekanisme sah dalam fungsi pengawasan.
Penasihat Fraksi PAN-NasDem DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa hak angket merupakan hak melekat yang dimiliki anggota dewan. Dia menilai, instrumen tersebut justru penting untuk memastikan arah kebijakan pemerintah tetap berada dalam koridor transparansi dan akuntabilitas.
“Hak angket itu hak yang melekat pada anggota dewan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena ini untuk memperjelas arah kebijakan ke depan,” ujar Darlis, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, penggunaan hak angket tidak semestinya dianggap sebagai langkah berlebihan atau bermuatan politis semata. Dalam kerangka kerja legislatif, hak itu justru menjadi alat kontrol terhadap jalannya pemerintahan.
Pernyataan Darlis sekaligus merespons klaim unsur pimpinan DPRD Kaltim yang sebelumnya menemui massa aksi. Dalam pertemuan tersebut, disebutkan adanya kesepakatan tujuh fraksi untuk menindaklanjuti tuntutan publik, termasuk kemungkinan penggunaan hak angket.
Meski begitu, Darlis mengaku belum mendapatkan gambaran utuh terkait dinamika pembahasan di level pimpinan dewan. Ia menyebut proses tersebut masih berjalan dan belum sepenuhnya terbuka ke seluruh anggota.
Secara pribadi, dia tidak mempermasalahkan jika hak angket benar-benar diambil sebagai keputusan resmi lembaga. Baginya, keputusan kolektif melalui mekanisme internal DPRD adalah hal yang harus dihormati.
“Kalau itu sudah menjadi keputusan unsur pimpinan dalam rangka mengakomodir aspirasi masyarakat, saya patuh dan setuju saja,” katanya.
Namun, dia menegaskan bahwa sikap resmi Fraksi PAN-NasDem belum ditetapkan. Keputusan akhir, kata dia, berada di tangan pimpinan fraksi yang saat ini masih melakukan koordinasi internal.
“Saya menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Fraksi. Kemungkinan masih dibahas di tingkat pimpinan,” tutupnya. (Din/Fch/Klausa)














