Samarinda, Klausa.co – Wacana pemisahan organisasi perangkat daerah (OPD) kembali mencuat di DPRD Samarinda. Kali ini, sorotan mengarah pada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) yang dianggap terlalu gemuk karena menangani tiga bidang sekaligus.
Sejumlah anggota dewan menilai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif layak memiliki dinas tersendiri. Alasannya, agar pengelolaannya lebih fokus dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kota.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menanggapi usulan tersebut dengan hati-hati. Menurutnya, pemisahan OPD memang bisa menjadi salah satu cara mempercepat perkembangan sektor tertentu, tetapi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
“Kalau semua urusan ditangani satu dinas, hasilnya sering kali tidak maksimal. Pemisahan bisa menjadi solusi, tapi harus melalui kajian mendalam,” ujar Andi Harun, Jumat (3/10/2025).
Politikus Gerindra itu menyebut, naskah akademik yang ada sudah menunjukkan potensi positif jika pariwisata dan ekonomi kreatif berdiri di bawah dinas khusus. Langkah itu dinilai mampu memaksimalkan potensi wisata kota sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif.
Meski begitu, ia menegaskan keputusan final belum bisa diambil. Pemerintah Kota akan menunggu hasil kajian lebih komprehensif untuk memastikan efektivitas serta efisiensi kebijakan.
“Jika benar-benar dipisah, harapannya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa berkembang lebih spesifik. Sementara pemuda dan olahraga juga dapat dikelola lebih optimal,” tutupnya. (Din/Fch/Klausa)

















