Balikpapan, Klausa.co – Pemilu kerap menjadi ajang yang tak bisa lepas dari isu politik uang. Bayangan hitam ini semakin pekat saat pesta demokrasi semakin dekat. Fenomena ini bukan hanya menghantui pemilihan umum legislatif dan presiden, tapi juga menjadi ancaman serius dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang semakin mendekat.
Istilah politik uang, atau yang lebih sering dikenal dengan money politic, bukanlah istilah baru. Praktik ini merujuk pada pemberian atau janji untuk memberikan imbalan kepada seseorang, baik agar memilih calon tertentu maupun supaya hak pilihnya digunakan dengan cara tertentu. Dalam kacamata hukum dan moral, praktik ini jelas menciderai prinsip dasar demokrasi.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDI Perjuangan) Kalimantan Timur, Safaruddin, angkat bicara soal isu yang selalu menjadi hantu setiap pemilu ini. Safaruddin dengan tegas menyatakan bahwa jika ditemukan adanya praktik politik uang, tindakan tegas harus diambil. Menurutnya, ada lembaga-lembaga yang berwenang untuk menangani masalah ini, yaitu Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
“Terkait politik uang, ada Gakkumdu. Siapapun yang menemukan praktik ini, segera laporkan ke Bawaslu atau Gakkumdu,” ujar Safaruddin saat ditemui usai Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Sabtu (14/9/2024).
Tak hanya berhenti di pernyataan publik, Safaruddin juga memberikan instruksi tegas kepada para kader PDIP di Kalimantan Timur. Ia meminta agar para kader aktif melaporkan setiap indikasi politik uang yang terjadi di wilayah mereka.
“Semua kader sudah diberi tahu, jaga wilayah masing-masing. Kalau ada politik uang, segera laporkan ke Bawaslu atau Gakkumdu,” tegasnya.
Fenomena politik uang ini memang menjadi salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan pemilu yang bersih dan berintegritas. Namun, harapan masih ada ketika ada langkah konkret dari para pemimpin partai untuk bersikap tegas dalam menghadapi praktik ini. (Wan/Fch/Klausa)
















