Klausa.co

Swipe untuk membaca artikel

Search

46 Kendaraan Sitaan KPK Diparkir di Rupbasan Samarinda

Rupbasan Samarinda (Foto: Yah/Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Samarinda menerima titipan sebanyak 46 kendaraan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kendaraan-kendaraan ini disita KPK saat melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), baru-baru ini.

Kepala Rupbasan Samarinda, Ari Yuniarto, menjelaskan bahwa dari total 46 kendaraan yang dititipkan, sebagian besar dititipkan secara administrasi.

“Kurang lebih ada 32 kendaraan di luar dan di sini (Rupbasan Samarinda) ada 14 kendaraan jadi totalnya ada 46 kendaraan yang dititipkan KPK,” ujar Ari pada Rabu (3/7Rita/2024).

Ari menambahkan bahwa untuk kendaraan yang dititipkan secara administrasi, Rupbasan hanya bertugas melakukan pengawasan.

“Hal ini karena kondisi sarana yang tidak memenuhi dan mencukupi,” jelasnya.

Terkait dengan perawatan kendaraan, Ari menyatakan bahwa kendaraan yang disita dan dititipkan di tempat lain dikelola oleh pemilik tempat sitaan tersebut.

“Sedangkan kalau yang di sini (Rupbasan Samarinda), kami telah dilatih perawatannya, karena di sini hanya mobil biasa, bukan mobil mewah,” tambahnya.

Sebelumnya, KPK memberikan informasi terbaru terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK terkait kasus yang melibatkan mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. Informasi ini disampaikan melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Menurut rilis tersebut, penggeledahan dilakukan untuk menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dan penerimaan gratifikasi di Kukar. “Serta dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh tersangka RW dan kawan-kawan,” bunyi rilis tersebut.

Penggeledahan dilakukan di Jakarta dan sekitarnya pada 13 hingga 17 Mei 2024, serta di Samarinda dan Kukar pada 27 Mei hingga 6 Juni 2024.

“Penggeledahan dilakukan di 9 kantor dan 19 rumah,” lanjut rilis tersebut.

Dari hasil penggeledahan, penyidik KPK menyita 104 kendaraan bermotor, termasuk 72 mobil dan 32 motor. Selain itu, disita juga tanah dan bangunan di 6 lokasi, uang tunai senilai Rp6,7 miliar, dan mata uang asing senilai total Rp2 miliar.

Baca Juga:  Kasus Pemerasan SYL, Ketua KPK Firli Bahuri Diperiksa Tujuh Jam
Advertisements

“Serta ada ratusan dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga punya keterkaitan dengan perkara dimaksud,” tambah rilis tersebut.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, menyatakan bahwa jumlah kendaraan masih dalam proses klarifikasi.

“Untuk jumlah kendaraan masih diklarifikasi tapi selebihnya bisa dikutip,” ujarnya melalui pesan WhatsApp. (Yah/Fch/Klausa)

Bagikan

prolog dan benuanta

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co

Sertifikat SMSI Klausa.co