Samarinda, Klausa.co – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara) memastikan ketersediaan beras menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman. Cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog saat ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setidaknya hingga tiga bulan ke depan.
Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Mardi Harianto, mengatakan stok beras yang tersedia saat ini mencapai 17.676 ton. Jumlah tersebut diperkirakan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan dalam beberapa bulan ke depan.
“Untuk stok yang ada di Bulog saat ini sekitar 17.676 ton dan ini cukup sampai tiga bulan ke depan, bahkan lebih,” kata Mardi, Jumat (6/3/2026).
Selain mengandalkan cadangan di gudang, penguatan stok juga ditopang oleh peningkatan penyerapan gabah dari petani lokal. Pada 2025 lalu, Bulog Kaltim-Kaltara bahkan melampaui target penyerapan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Mardi menjelaskan, pada 2025 Bulog Kaltim-Kaltara mendapat target penyerapan gabah sebesar 13 ribu ton. Namun realisasi di lapangan mencapai sekitar 18 ribu ton.
“Capaian ini menjadi kejutan sekaligus sejarah karena untuk pertama kalinya penyerapan gabah dilakukan secara masif di Kaltim,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah terkait, hingga dukungan TNI turut terlibat dalam proses penyerapan gabah di lapangan.
Capaian tersebut juga berdampak pada peningkatan target penyerapan gabah tahun ini. Pada 2026, pemerintah pusat menetapkan target baru bagi Bulog Kaltim-Kaltara sebesar 23 ribu ton.
Di sisi lain, Bulog juga menambah cadangan beras dari daerah sentra produksi nasional. Pasokan beras didatangkan dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur untuk memperkuat stok di wilayah Kaltim. Saat ini, sekitar 17 ribu ton beras tambahan masih dalam proses pengiriman menuju Kalimantan Timur.
“Jika ditotal hingga pertengahan tahun, stok kita diperkirakan mencapai sekitar 34 ribu ton. Jumlah ini juga akan terus bertambah seiring pengadaan gabah yang digiling melalui kerja sama dengan mitra di kabupaten/kota dan kemudian diserap Bulog,” jelas Mardi.
Selain beras medium, Bulog juga menyiapkan sejumlah komoditas pangan lain untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.
Stok beras premium saat ini tercatat 566 ton, beras fortivit 4,2 ton, jagung 194 ton, serta gula sebanyak 118 ton.
Sementara itu, untuk komoditas minyak goreng, Bulog menyiapkan Minyakita sekitar 175.000 liter dan minyak goreng merek Bulog lainnya sebanyak 122.000 liter. Selain itu, tersedia pula cadangan daging sapi sekitar 14 ton.
“Untuk ketersediaan stok, kami pastikan aman menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional,” tutup Mardi. (Din/Fch/Klausa)













