Klausa.co

Pemkot Samarinda Mulai Salurkan 1.688 Bansos Non-Tunai, Andi Harun Tekankan Integritas hingga Level Terbawah

Walikota Samarinda, Andi Harun. (Ist)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai menggeser pola bantuan sosial ke sistem yang lebih terukur dan sulit dimanipulasi. Pada Senin (17/11/2025), penyaluran Bansos Non-Tunai Tahun Anggaran 2025 resmi dimulai, ditandai dengan penyerahan perdana Kartu Social Security Number (SSN) kepada dua warga. Kartu ini menjadi simbol lahirnya mekanisme baru yang dipromosikan sebagai lebih transparan, lebih tertib, dan kecil kemungkinan diselewengkan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan transisi ke skema non-tunai adalah upaya mengunci ketepatan sasaran. Dengan kartu SSN, bantuan diarahkan langsung untuk kebutuhan dasar, tanpa ruang bagi potongan, manipulasi, ataupun praktik percaloan.

“Dengan mekanisme ini, pemerintah tidak bisa memotong dan masyarakat diarahkan untuk menggunakan bantuan secara bijak,” kata pria yang akrab disapa AH itu.

Baca Juga:  Money Politik di Pilgub Kaltim, Tim Isran-Hadi Ancam Bawa Bawaslu ke DKPP

Ia menyebut data penerima sudah diverifikasi oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, sehingga penetapannya sesuai kategori keluarga rentan. Andi juga mengingatkan bahwa bansos bukan pemberian suka rela pemerintah, melainkan hak warga negara. Karena itu, ia meminta camat dan lurah menjaga integritas penyaluran hingga tingkat paling bawah.

Untuk periode 2025, Pemkot menetapkan 1.688 keluarga sebagai penerima. Jumlah tersebut mengacu Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp1,51 miliar. Setiap keluarga akan menerima bantuan senilai Rp300 ribu per bulan untuk periode Oktober-Desember atau total Rp900 ribu.

Bantuan hanya dapat dibelanjakan di 51 e-warung yang tersebar di 10 kecamatan. Daftar kebutuhan yang bisa dibeli mencakup komoditas beras, gula, minyak, telur, hingga kebutuhan dapur lainnya.

Baca Juga:  Pemilu 2024, Target Gerindra Menangkan Prabowo, Rebut Kursi Pimpinan Tiap Daerah

Di akhir penyampaiannya, Andi Harun menekankan kembali arah kebijakan Pemkot. Mereka ingin memastikan perlindungan bagi kelompok rentan tetap berjalan konsisten.

“Negara hadir untuk menjamin hak-hak masyarakat kurang mampu. Itulah prinsip yang harus terus kita jaga,” ujarnya. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co