Samarinda, Klausa.co – Pemerintah pusat kembali menegaskan target Ibu Kota Nusantara (IKN) harus siap beroperasi penuh pada 2028. Di Kalimantan Timur (Kaltim), sinyal itu ikut dipantau ketat oleh DPRD, yang memastikan pekerjaan di lapangan masih bergerak sesuai rencana.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, mengatakan progres pembangunan berjalan bertahap dan tidak keluar dari timeline nasional.
“Proses pembangunan sesuai timeline yang telah ditetapkan pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Fokus konstruksi saat ini berada pada infrastruktur dasar, mulai dari sistem air bersih, jaringan drainase, hingga kelistrikan. Di saat yang sama, kawasan inti pemerintahan terus digenjot. Kantor presiden, kementerian, hingga gedung-gedung lembaga negara kini masuk fase pembangunan bersamaan dengan akses jalan utama dan konektivitas antar-kawasan.
Langkah ini dianggap sebagai fondasi teknis sebelum masuk ke tahap relokasi aparatur sipil negara (ASN). Presiden Prabowo Subianto menetapkan batas 2028 sebagai titik siap operasi, membuat seluruh kementerian dan lembaga menyesuaikan ritme kerjanya agar pembangunan tidak keluar jalur.
Politikus Gerindra itu berharap, seluruh paket pekerjaan termasuk proyek multiyears dapat berjalan mulus tanpa hambatan anggaran maupun teknis. Menurutnya, percepatan IKN bukan hanya soal pusat pemerintahan baru, tetapi juga pertumbuhan ekonomi yang akan mengalir ke daerah-daerah sekitar.
“Dari pantauan langsung, progres konstruksi terus berjalan. Kami optimistis pada 2028, IKN siap menjadi pusat pemerintahan baru,” tutupnya. (Din/Fch/ADV/DPRD Kaltim)

















