Samarinda, Klausa.co – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tidak ingin perayaan berhenti pada rutinitas seremoni. Momentum hari jadi daerah diarahkan sebagai ruang memperkuat relasi sosial antara pemerintah dan masyarakat, dengan menekankan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Sri Wahyuni, mengatakan rangkaian HUT ke-69 Kaltim yang akan digelar pada 9-11 Januari 2026 dirancang untuk melibatkan lintas elemen, mulai dari perangkat daerah hingga partisipasi aktif masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi agar peringatan hari jadi daerah memberi dampak yang lebih luas.
“Peringatan HUT ke-69 Kaltim kita dorong sebagai ruang konsolidasi bersama. Bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga sarana memperkuat empati dan kepedulian sosial,” kata Sri Wahyuni, pada Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, agenda peringatan akan diawali dengan upacara HUT Provinsi Kaltim, kemudian dilanjutkan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kaltim. Pada kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Timur dijadwalkan menyerahkan Penghargaan Arindama Keberhasilan Pembangunan kepada kepala daerah dan camat berprestasi tingkat provinsi.
Selain agenda formal, Pemprov Kaltim juga menyiapkan Pesta Rakyat Kaltim sebagai ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tersebut akan diisi dengan stan kuliner, pameran wastra dan kriya lokal, serta pertunjukan seni dan hiburan di panggung utama yang melibatkan perangkat daerah dan komunitas masyarakat.
Dimensi kepedulian sosial turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan. Melalui program Kaltim Peduli, tausiah, dan doa bersama, Pemprov Kaltim ingin menegaskan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.
Sri memastikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah agar pelaksanaan HUT Kaltim berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya merayakan bertambahnya usia Kalimantan Timur, tetapi juga benar-benar merasakan kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)


















