Lompat ke konten utama

Klausa.co

DPRD Usul Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Agar Pengembangan Wisata Samarinda Lebih Maksimal

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Pengembangan sektor pariwisata di Kota Samarinda dinilai belum berjalan optimal karena masih berada dalam satu organisasi perangkat daerah (OPD) bersama urusan kepemudaan dan olahraga. DPRD Kota Samarinda pun mendorong pemerintah membentuk dinas khusus pariwisata agar kebijakan, program, dan anggaran lebih terfokus.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai selama ini perhatian terhadap sektor pariwisata belum maksimal karena harus berbagi fokus dengan bidang kepemudaan dan olahraga dalam satu dinas. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap arah kebijakan maupun pengalokasian anggaran.

“Kalau dipisah, pengembangan pariwisata akan lebih fokus dan anggarannya juga lebih jelas,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Ia mengatakan, Samarinda memiliki potensi wisata yang masih bisa dikembangkan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Karena itu, pengelolaannya memerlukan perhatian khusus agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga:  Ricuh di DPRD Samarinda: Nasib Buruh Proyek yang Tak Kunjung Dibayar

Meski demikian, Sri Puji mengingatkan bahwa pengembangan destinasi wisata tidak boleh semata-mata mengejar peningkatan pendapatan daerah. Menurutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan wisata harus tetap menjadi bagian dari manfaat pembangunan.

“Jangan sampai pembangunan pariwisata justru meminggirkan masyarakat sekitar,” tegasnya.

Selain memberikan dampak ekonomi, setiap pengembangan kawasan wisata juga harus memperhatikan aspek sosial. Ia meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar, termasuk keberadaan permukiman, sekolah, rumah ibadah, hingga potensi persoalan sosial yang dapat muncul akibat aktivitas pariwisata.

Sri Puji juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kepariwisataan. Menurutnya, SDM yang kompeten dan tata kelola yang baik menjadi kunci agar industri pariwisata Samarinda dapat berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Legislator Karangpaci Akan Mengawasi Dana CSR Perusahaan PKP2B di Kaltim

Ia berharap, dengan dukungan kelembagaan yang lebih fokus, potensi wisata Kota Tepian dapat dikelola secara maksimal sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD.

“Harapan kami, pariwisata Samarinda bisa berkembang lebih maksimal, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjadi sumber PAD yang terus meningkat,” pungkasnya. (Din/Fch/ADV/DPRD Samarinda)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightâ“‘ | 2021 klausa.co