Klausa.co

Kaltim Dorong Kemandirian Pakan Ternak Lewat Potensi Lokal

Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan, memimpin Rapat Koordinasi Pakan. ( Foto : Istimewa )

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mengupayakan kemandirian sektor peternakan melalui penguatan pakan ternak berbasis sumber daya lokal. Langkah ini menjadi strategi penting di tengah ketergantungan tinggi terhadap pasokan dari luar daerah.

Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pakan Ternak 2025 yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim di Ruang Brahman Cross, Samarinda, Senin (16/6/2025). Mengangkat tema “Optimalisasi Pakan Ternak Berbasis Potensi Lokal dalam Mendukung Pengembangan Desa Korporasi Ternak dan Kemandirian Pakan”, rakor ini mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor.

Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan, menekankan bahwa setiap daerah di Kaltim memiliki kekayaan hayati yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak. Potensi ini, menurutnya, masih belum digali secara maksimal.

Baca Juga:  DPRD Kaltim Soroti Krisis Regenerasi Petani, Swasembada Pangan Dinilai Terancam

“Setiap kabupaten dan kota punya karakteristik sumber daya yang khas. Itu kekuatan yang bisa kita konversi menjadi pakan alternatif yang murah, berkelanjutan, dan sesuai kondisi lokal,” ujar Fahmi.

Sekitar 40 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari dinas peternakan kabupaten/kota, pelaku usaha, akademisi, hingga praktisi lapangan. Plt. Kabid Perbibitan, Pakan, dan Produksi Peternakan, Ihyan Nizam, turut mendampingi jalannya diskusi.

Rakor ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang membedah strategi praktis dan inovatif. Prof. Ir. Nafiatul Umami dari Fakultas Peternakan UGM membahas pemanfaatan hijauan lokal sebagai bagian dari penguatan Desa Korporasi Ternak. Bambang Saputro dari CV Kandang Kita Farm berbagi pengalaman mengembangkan pakan unggas dari bahan lokal. Sementara Fatkhul Anam dari UPTD PTHPT serta Dewi Eka Nur Anisa dari DPKH Kaltim menyampaikan materi teknis terkait penyediaan pakan berbasis potensi daerah.

Baca Juga:  Pemprov Terima Sertifikat Sapras SMKN 4 PPU, Riza: Ini Bisa Percepat Proses Pembangunan

Fahmi mengakui, Kaltim bukanlah lumbung pangan nasional. Namun, justru karena itu, ia menilai provinsi ini harus memperkuat basis produksinya sendiri.

“Kemandirian pakan adalah prasyarat ketahanan pangan. Kita tak bisa berharap swasembada peternakan jika masih tergantung pada pasokan luar. Ini saatnya bangun sistem sendiri,” tegasnya.

Menurut Fahmi, rakor ini bukan sebatas forum diskusi rutin, tapi awal dari pergerakan kolektif menuju sistem peternakan yang lebih mandiri dan tahan banting terhadap fluktuasi pasar.

“Ini bukan hanya soal pakan. Ini soal arah pembangunan peternakan kita: apakah ingin terus bergantung, atau mulai berdiri di atas kaki sendiri,” tutupnya. (Din/Fch/ADV/Diskominfo Kaltim)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co