Klausa.co

PKB Kaltim Tegaskan Sikap: Dukung Kebijakan Pro-Rakyat, Ogah Usung Rudy-Seno di Pilgub Mendatang

Suasana sesi tanya jawab bersama media massa oleh Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin. (Fch/Klausa)

Bagikan

​Samarinda, Klausa.co – Kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji telah menginjak satu tahun pada 20 Februari 2026 lalu. Menyambut hal itu, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Timur (PKB Kaltim) mulai memanaskan mesin politik. Partai yang kini dipimpin Muhaimin Iskandar itu secara terbuka menyatakan tidak akan menjadi gerbong pendukung petahana pada kontestasi Pilgub mendatang.

​Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menegaskan bahwa posisi partainya saat ini adalah mitra kritis pemerintah yang proporsional. Ia menjamin PKB akan berdiri di barisan terdepan untuk kebijakan yang menguntungkan masyarakat, namun tak segan menjegal program yang dianggap melenceng.

​”Kami mendukung setiap kebijakan yang pro-rakyat. Namun, kami juga akan mengkritik dan menolak kebijakan yang tidak berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas pria yang akrab disapa Udin Bima itu, dalam agenda buka puasa bersama media di Pendopo DPW PKB Kaltim, Senin (2/3/2026).

​Sikap politik PKB Kaltim tampak semakin berani. Syafruddin yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI ini memastikan partainya tidak akan memberikan cek kosong kepada petahana. Sebaliknya, PKB sedang mematangkan kader internal untuk bertarung di kursi pimpinan Bumi Etam.

Baca Juga:  Pansus IP DPRD Kaltim akan Panggil Gubernur Kaltim Akhir November

​”Terkait Pilkada mendatang, kami sudah menyatakan sikap bahwa PKB memiliki kader sendiri yang akan disiapkan untuk bertarung pada Pilgub berikutnya,” imbuhnya.

​Optimisme PKB bukan tanpa dasar. Berkaca pada tren kenaikan perolehan suara di Benua Etam, partai ini merasa sudah saatnya menjadi poros utama, bukan sekadar pelengkap koalisi. Udin membeber, pada 2009 raihan PKB Nol kursi di DPRD Kaltim. Kemudian pada periode 2014 – 2019, perolehan kursi terus merangkak naik. Lalu pada 2024, berhasil mengamankan 6 kursi dan mengunci posisi pimpinan DPRD Kaltim.

​Menatap Pemilu 2029, Syafruddin yang kembali memimpin PKB Kaltim untuk periode keempat ini memasang target ambisius. Dia membidik 11 kursi di DPRD Provinsi agar PKB bisa mengusung calon kepala daerah secara mandiri tanpa harus bergantung pada koalisi gemuk. Namun saat disinggung terkait kader yang disiapkan untuk mengisi bursa bakal calon gubernur atau wakil gubernur, Udin menyebut akan mengalir sesuai keadaan kelak.

Baca Juga:  Tanam Ratusan Pohon di Lahan Pascatambang, Bukti PDI Perjuangan Cinta Lingkungan

“Posisi kami jelas. Kami ingin memperbesar kekuatan politik PKB di Kaltim dan menyiapkan kader terbaik untuk memimpin daerah ini ke depan,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co