Klausa.co

Nusantara-Astana Resmi Jadi Sister Capital City

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono (kanan) dan Gubernur Astana Zhenis Kassymbek (kiri) (Foto: Istimewa)

Bagikan

Kazakhstan, Klausa.co -Implementasi kota kembar atau ‘sister capital city’ antara Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Astana, Ibu Kota Kazakhstan mulai berjalan. Langkah awal ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang inisiatif Ibu Kota Negara.

Acara berlangsung di Kantor Gubernur Astana, Kazakhstan. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono dan Gubernur Astana Zhenis Kassymbek saling tukar tanda tangan.

Dubes RI untuk Kazakhstan, Fadjroel Rachman, menyaksikan kerja sama ini. Bidang yang akan dikolaborasikan antara lain ekonomi, energi, transportasi, pengelolaan kota, dan budaya.

Zhenis berbagi pengalaman dan tantangan membangun ibu kota baru Kazakhstan selama 25 tahun. Sebelumnya, ibu kota negara itu ada di Almaty. Kini pindah ke Astana.

Baca Juga:  Tenggarong Seberang Gelar Safari Ramadan, Eratkan Silaturahmi Sosial dan Spiritual

Pembangunan ini bisa jadi inspirasi bagi Indonesia yang sedang membangun IKN. Penandatanganan MoU ini juga menunjukkan hubungan Indonesia-Kazakhstan makin erat selama 30 tahun.

Fadjroel Rachman mengapresiasi Presiden Jokowi yang memberi kepercayaan untuk meningkatkan hubungan diplomatik Kazakhstan-Indonesia. Ia juga berterima kasih kepada Kemenlu Indonesia dan Kemenlu Kazakhstan yang memberi arahan dan dukungan.

Ia menilai, tim dari Otorita IKN dan KBRI Astana bekerja keras. Begitu juga dengan Gubernur Astana Zhenis Kassymbek dan Akimat Astana yang sangat aktif. Hasilnya, Sister City Nusantara-Astana bisa terlaksana.

“Ini hadiah terindah 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Kazakhstan,” ucap Fadjroel Rachman.

Sebelum MoU, Bambang Susantono dan delegasi mengunjungi pusat pemantauan kota Astana. Mereka melihat lalu lintas kota, keamanan kota, dan perencanaan tata kota Astana.

Baca Juga:  Rencana Pemindahan 6 Ribu Warga Yogya ke IKN Picu Gejolak, Parlemen Karang Paci: Petani Kaltim Tak Kalah Hebat

Mereka juga mendapat penjelasan dan diskusi tentang sejarah dan tahapan pembangunan kota Astana. Bambang Susantono menjadi pembicara dalam Forum Investasi Nusantara untuk pelaku usaha dan investor Kazakhstan pada Selasa (4/7/2023).

“Temanya tentang Investing in Indonesia’s Future Capital: Smart and Sustainable Forest City Nusantara,” jelasnya.

Selain itu, pada Rabu (5/7/2023) Bambang Susantono akan menjadi tamu kehormatan dan pembicara dalam Forum Internasional Gubernur dan Wali Kota Dunia. Acara ini merayakan 25 tahun Ibu Kota Astana, Kazakhstan. Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev akan memimpin forum tersebut. (Apr/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co