Samarinda, Klausa.co – Harga beras di sejumlah pasar tradisional Samarinda mulai merangkak naik, meski stok dinyatakan aman hingga akhir tahun. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat mengenai wacana penghapusan klasifikasi beras premium dan medium.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menyebut penyederhanaan klasifikasi beras menjadi reguler atau opsi lain, seperti medium dan khusus, dipicu oleh penyesuaian biaya produksi dan distribusi.
“Kalau penyederhanaan klasifikasi ini diterapkan, otomatis HET (Harga Eceran Tertinggi) juga menyesuaikan mengikuti arahan Badan Pangan Nasional,” kata Heni, Jumat (29/8/2025).
Sebelumnya, usulan kenaikan HET beras medium juga sudah dibahas. Harga Rp13.100 per kilogram diusulkan naik menjadi Rp14.000 per kilogram. Dengan sistem baru, Heni menilai distribusi bisa lebih sederhana, sementara masyarakat tetap memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau.
Kondisi berbeda terlihat di tingkat kota. Ketua Tim Pengendalian Barang Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Samarinda, Heny Kartika Handayani, memastikan stok beras premium terjaga hingga akhir 2025.
“Samarinda insyaallah aman. Bulog bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Polresta rutin mendistribusikan beras premium. Bahkan Polresta menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan pasokan tiga ton per hari sampai Desember,” ujarnya.
Namun, harga di lapangan tetap berfluktuasi. Data Disdag Samarinda menunjukkan harga beras premium di pasar Segiri, Merdeka, dan Ijabah mencapai Rp17.500 per kilogram, di Pasar Kedondong dan Lok Bahu Rp16.000 per kilogram, sementara Pasar Bengkuring tembus Rp19.500 per kilogram. Rata-rata harga berada di kisaran Rp17.000 per kilogram.
Di tengah kenaikan harga, Heny mengingatkan masyarakat untuk cermat saat membeli beras.
“Periksa kadar patahan dan warnanya. Kalau patahannya terlalu banyak, nasi bisa lembek. Belanja di pasar tradisional lebih aman karena kualitasnya bisa dicek langsung,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)













