Samarinda, Klausa.co – Sebagai ikhtiar memperkuat kesadaran hukum di kalangan siswa, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) menghemat peluncuran Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Provinsi Kaltim tahun 2026. Acara digelar pada Selasa (7/4/2026) di Ruang Kersik Luway, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim.
Peluncuran program tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kejati Kaltim, Supardi. Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya pembinaan kesadaran hukum bagi pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya, pendidikan hukum sejak dini tidak hanya membentuk pemahaman terhadap aturan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, hingga kepedulian sosial.
“Pelajar yang sadar hukum diharapkan mampu menjadi teladan dan agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Gubernur Kaltim melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Arih Franata Filipus Sembiring. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas.
Dia menilai, ajang pemilihan duta pelajar sadar hukum merupakan langkah strategis untuk menciptakan pelajar yang mampu menjadi pelopor kesadaran hukum di sekolah maupun masyarakat.
“Duta yang terpilih nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi simbol, tetapi benar-benar aktif menggerakkan budaya sadar hukum,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menyebutkan bahwa program ini telah memasuki tahun ketujuh pelaksanaannya. Ia berharap kegiatan ini terus berkembang sebagai gerakan kolektif yang lahir dari kesadaran pelajar itu sendiri.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menginspirasi lingkungan sekitar,” tutupnya. (Din/Fch/Klausa)















