Klausa.co

Pesan Mendalam Mantan Wagub di HUT ke-69 Kaltim: Saatnya Memantapkan Arah Pembangunan

Mantan Wakil Gubernur Kaltim periode 2008-2013, Farid Wadjdy. (Din/Klausa)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan. Mantan Wakil Gubernur Kaltim periode 2008-2013, Farid Wadjdy, menegaskan bahwa usia hampir tujuh dekade ini adalah waktu yang krusial untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan daerah.

​Ditemui usai upacara peringatan di GOR Kadrie Oening, Sempaja, pada Jumat (9/1/2026), Farid menyebut usia 69 tahun sebagai simbol kematangan. Namun, kematangan tersebut harus dibuktikan dengan kebijakan yang lebih terukur dan berdampak langsung pada akar rumput

​”Pada usia yang sudah matang ini, Kaltim perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembangunan. Kita harus memantapkan langkah ke depan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Farid.

Baca Juga:  Jalur Poros Samarinda-Balikpapan Rusak, DPRD Kaltim Desak Pemerintah Bertindak Cepat

Sebagai tokoh yang kini menjabat Direktur Eksekutif Madrasah Darussalam IBS Samarinda, Farid menyoroti sektor pendidikan sebagai instrumen paling vital. Dia memberikan rapor positif terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

​Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah program Gratispol Pendidikan. Menurut Farid, skema ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis jangka panjang.

​”Program Gratispol Pendidikan harus dipandang sebagai investasi masa depan, bukan sekadar pengeluaran. Kualitas SDM akan menjadi penentu daya saing Kaltim di masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Farid mengingatkan bahwa tantangan masa depan akan jauh lebih kompleks. Tanpa manusia yang cerdas dan berkarakter, kekayaan sumber daya alam Kaltim tidak akan memberikan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Kecelakaan Warnai Kunjungan Gubernur Kaltim, Kendaraan Rombongan Terguling di Jalur HTI

​Farid optimistis, jika konsistensi pembangunan berbasis pendidikan terus dijaga, Benua Etam mampu bicara banyak di level yang lebih tinggi.

​”Kunci kemajuan daerah terletak pada manusia yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Jika itu terwujud, saya yakin Kaltim mampu melangkah lebih jauh di tingkat nasional bahkan global,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightⓑ | 2021 klausa.co