Samarinda, Klausa.co – Rencana Universitas Mulawarman (Unmul) membuka Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) mulai menemukan momentum politik. Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan komitmen mengawal penuh pembentukan fakultas baru tersebut, menyusul audiensi bersama pihak kampus.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa pendirian FIK adalah kebutuhan strategis daerah yang selama ini tertunda. Wacana pembentukan fakultas olahraga di Unmul, menurutnya, telah bergulir sejak 2023, namun tak kunjung beranjak ke tahap realisasi.
“Ini sudah terlalu lama berhenti di tataran wacana. Padahal kebutuhan Kaltim sangat mendesak,” ujar Darlis, Rabu (4/2/2025).
Politikus PAN itu menyoroti keterbatasan tenaga pendidik, pelatih, dan pembina olahraga di Bumi Etam sebagai persoalan mendasar. Situasi tersebut diperparah oleh belum tersambungnya jalur pembinaan atlet dari Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) ke jenjang pendidikan tinggi di dalam daerah.
Kondisi ini, lanjut Darlis, mendorong banyak atlet potensial Kaltim melanjutkan studi ke luar daerah. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut berujung pada pergeseran afiliasi ketika atlet tampil di level nasional.
“Bukan hal baru atlet kita akhirnya membela daerah lain. Ini kerugian jangka panjang bagi Kaltim,” katanya.
Selain soal sumber daya manusia, kehadiran Fakultas Ilmu Keolahragaan juga dipandang penting untuk mengoptimalkan berbagai fasilitas olahraga milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Pendekatan sport science dan riset akademik dinilai mampu membuat pembinaan atlet lebih sistematis dan berkelanjutan.
Darlis menilai, tanpa pembenahan serius di sektor pendidikan olahraga, capaian prestasi Kaltim akan terus stagnan, sebagaimana terlihat dalam beberapa edisi terakhir Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Prestasi tidak bisa lagi hanya bergantung pada bakat. Harus ada pendekatan ilmiah yang terstruktur,” tegasnya.
Dari pihak kampus, Unmul memastikan kesiapan teknis pembentukan FIK. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul, Prof. Susilo, menjelaskan bahwa fakultas baru tersebut akan dibentuk melalui pengembangan program studi keolahragaan yang telah berjalan.
Saat ini, Unmul memiliki tiga program studi terkait, yakni Pendidikan Jasmani, Pendidikan Keolahragaan, dan Pendidikan Kepelatihan. Ketiganya dinilai telah memenuhi prasyarat akademik untuk berdiri sebagai satu fakultas mandiri.
“Dengan status fakultas, pengembangan riset, pengabdian masyarakat, hingga kerja sama dengan industri olahraga akan jauh lebih fokus,” ujar Prof. Susilo.
Unmul berencana mengajukan usulan resmi pembentukan FIK ke Kementerian Pendidikan Tinggi. Dukungan DPRD dan pemerintah daerah diharapkan menjadi faktor penentu agar persetujuan di tingkat pusat dapat segera diperoleh.
“Ini bukan hanya soal kampus, tapi masa depan pembinaan olahraga di Kaltim,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)














