Samarinda, Klausa.co – Warga Kota Tepian tampaknya masih mesti bersabar menunggu pembukaan Teras Samarinda Tahap II. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) masih menuntaskan sejumlah pekerjaan lanjutan agar kawasan ruang publik di tepian Sungai Mahakam itu siap digunakan secara maksimal.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Teras Samarinda, Ilhamsyah, mengatakan, pekerjaan yang kini dikebut tidak hanya menyasar penyempurnaan infrastruktur, tetapi juga penataan kawasan agar lebih nyaman dan menarik bagi pengunjung.
Menurutnya, beberapa item pekerjaan yang masih berlangsung meliputi pemasangan lantai berbahan wood plastic composite (WPC), penyelesaian sistem mekanikal dan elektrikal, serta pembangunan jalur pedestrian di Segmen 1, baik di sisi sungai maupun sisi darat.
“Fokus pekerjaan saat ini mencakup pemasangan WPC untuk lantai, penyelesaian sistem mekanikal-elektrikal, hingga pembangunan jalur pedestrian di sisi sungai dan sisi darat pada Segmen 1,” ujar Ilhamsyah.
Dia menjelaskan, jalur pedestrian di sisi sungai dibangun sepanjang sekitar 420 meter dengan lebar empat meter. Sementara jalur pejalan kaki di sisi darat memiliki panjang kurang lebih 300 meter.
Selain penyelesaian konstruksi, DPUPR juga melakukan penataan lanskap di kawasan tersebut. Ruang terbuka publik itu akan dipercantik dengan hamparan rumput gajah mini dan berbagai jenis tanaman perdu untuk menghadirkan suasana yang lebih hijau sekaligus memperkuat estetika tepian Sungai Mahakam.
Ilhamsyah memastikan, hingga kini pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana tanpa hambatan yang berarti. Karena itu, pihaknya optimistis seluruh pekerjaan dapat dituntaskan sesuai jadwal.
“Sesuai addendum kontrak, target penyelesaian seluruh pekerjaan ditetapkan pada 27 Desember 2026,” katanya.
Untuk menuntaskan proyek tersebut, Pemkot Samarinda mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,6 miliar pada APBD 2026. Dana itu difokuskan untuk menyelesaikan pembangunan Teras Samarinda Tahap II di Segmen 1.
Sementara itu, Ilhamsyah menegaskan bahwa Segmen 2 hingga Segmen 4 pada dasarnya telah selesai dan sudah berfungsi sejak tahun lalu. Saat ini, pekerjaan di area tersebut hanya berupa penyempurnaan atau sentuhan akhir yang bersifat minor.
“Segmen 2 sampai Segmen 4 secara fungsi sudah selesai sejak tahun lalu. Yang dikerjakan sekarang hanya penyempurnaan kecil agar seluruh kawasan siap dioperasikan,” pungkasnya. (Din/Fch/Klausa)










