Lompat ke konten utama

Klausa.co

Warga Selili Usulkan Perbaikan TPA hingga Penambahan Fasilitas Posyandu

Kegiatan Reses Anggota DPRD Samarinda, Suparno di Dapil Samarinda Ilir. (Ist)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Perbaikan fasilitas pendidikan anak usia dini hingga penambahan sarana pelayanan kesehatan menjadi sejumlah kebutuhan yang disampaikan warga Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, saat reses anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno. Aspirasi tersebut mencakup perbaikan plafon dan pembangunan turap di sekitar TPA, serta pengadaan perlengkapan posyandu dan penunjang kegiatan masyarakat.

Aspirasi itu disampaikan warga dari RT 10, 11, 12, 13, dan 14 dalam agenda reses yang berlangsung pada Kamis (8/10/2026). Berbagai usulan tersebut mencerminkan kebutuhan fasilitas di lingkungan permukiman yang diharapkan dapat menjadi perhatian dalam pembahasan program pembangunan di tingkat kota.

Ketua RT 11 Selili, Prof Sadino, mengatakan perbaikan plafon TPA menjadi salah satu kebutuhan yang perlu segera diperhatikan. Selain itu, warga mengusulkan pembangunan turap di sekitar fasilitas tersebut.

Baca Juga:  Indonesia Butuh Anak Muda Berkualitas Tidak Terlibat Dalam Penyalahgunaan Narkotika

“Plafon TPA memang perlu diperbaiki. Kami juga mengusulkan pembangunan turap di bagian sekitar TPA,” kata Sadino, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, kebutuhan tersebut menjadi bagian dari aspirasi warga yang disampaikan melalui pertemuan langsung dengan wakil rakyat. Selain menyangkut kondisi bangunan, masyarakat juga mengusulkan sejumlah perlengkapan untuk mendukung kegiatan sosial di lingkungan mereka.

Di luar perbaikan fasilitas TPA, warga mengajukan permintaan pengadaan baju senam untuk menunjang kegiatan kebugaran masyarakat. Mereka juga mengusulkan satu set perlengkapan habsyi yang mencakup pengeras suara dan rebana.

Kebutuhan lainnya berkaitan dengan pelayanan posyandu. Warga mengusulkan pengadaan papan posyandu dan timbangan bayi untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan.

Baca Juga:  Subandi : Bakal Jadi Penyangga IKN, Kompetensi SDM Samarinda Perlu Ditingkatkan

Beragamnya usulan tersebut membuat kebutuhan warga tidak hanya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur fisik, tetapi juga sarana penunjang aktivitas sosial dan pelayanan masyarakat.

Bagi warga, fasilitas yang memadai diperlukan agar kegiatan di lingkungan permukiman dapat berjalan dengan baik. Karena itu, penyampaian aspirasi melalui reses menjadi salah satu cara untuk membawa kebutuhan di tingkat RT ke dalam pembahasan pembangunan daerah.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Suparno mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan dicatat sebagai bahan untuk ditindaklanjuti. Namun, realisasi setiap usulan tetap perlu mempertimbangkan kewenangan yang dimiliki pemerintah serta mekanisme program pembangunan yang berlaku.

“Semua aspirasi ini kami serap dan catat. Nanti kami lihat mana yang bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ujar Suparno.

Baca Juga:  Pemprov Kaltim Pastikan Relokasi SMAN 10 Tak Timbulkan Konflik, Yayasan Melati Diberi Jalan Transisi

Anggota DPRD Kota Samarinda itu menegaskan, reses menjadi kesempatan bagi anggota dewan untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui pertemuan tersebut, kebutuhan warga dapat disampaikan tanpa hanya bergantung pada dokumen perencanaan pembangunan.

Dia menilai, penyampaian aspirasi secara langsung penting untuk memberikan gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Reses ini memang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” tutup Ketua DPD PAN Samarinda tersebut. (Din/Fch/ADV/DPRD Samarinda)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightâ“‘ | 2021 klausa.co