Lompat ke konten utama

Klausa.co

Seno Aji Jelaskan Absen dari Rakornas TPAKD Usai Disinggung Prabowo

TPAKD Award Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Dok: Pemprov Kaltim)

Bagikan

Samarinda, Klausa.co – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji menjelaskan alasan ketidakhadirannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Dia mengungkap, tengah menjalankan tugas di daerah, termasuk memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengunjungi keluarga bayi yang meninggal dunia akibat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Ketidakhadiran Seno menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung absennya pejabat tersebut saat memberikan arahan dalam forum nasional itu. Dalam video yang beredar di media sosial, Prabowo meminta agar ketidakhadiran tersebut dicatat dan biaya perjalanan dinas dikembalikan.

“Dicatat ya itu, uang jalannya dikembalikan,” ujar Prabowo di hadapan peserta Rakornas.

Menanggapi pernyataan tersebut, Seno menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa memenuhi undangan karena sedang berada di lokasi kebakaran di Bumi Etam. Pada waktu yang bersamaan, Wagub juga mengunjungi keluarga korban meninggal dunia yang diduga terdampak asap karhutla.

Baca Juga:  SDS Diluncurkan: Kaltim Genjot Pencairan Dana Daerah 7 Hari Seminggu

Menurut Seno, agenda Rakornas TPAKD semula diperuntukkan bagi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Namun, penugasan untuk menghadiri kegiatan tersebut baru diterimanya pada dini hari, ketika agenda peninjauan kebakaran sudah berjalan.

“Pada hari itu, saya sedang memantau karhutla sekaligus mengunjungi keluarga korban yang meninggal dunia akibat ISPA dari paparan asap. Disposisi baru saya terima dini hari, sementara saya sudah berada di lokasi kebakaran, sehingga tidak memungkinkan untuk berangkat,” jelasnya.

Seno menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo karena tidak dapat menghadiri Rakornas tersebut. Dia menegaskan, saat itu pemerintah daerah bersama sejumlah unsur terkait tengah berupaya menangani kebakaran yang terjadi di Kaltim.

Penanganan dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat. Seno berharap upaya pemadaman dapat segera menuntaskan kebakaran sehingga dampak asap terhadap masyarakat tidak berlanjut.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Siap Penuhi Kebutuhan Gas Melon Jelang Iduladha

“Kami memohon doa dari Bapak Presiden dan seluruh masyarakat Indonesia agar api segera padam, asap tidak lagi menyebar, dan Kaltim bisa kembali seperti sediakala,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Ririn Sari Dewi memberikan penjelasan mengenai ketidakhadiran Rudy Mas’ud dalam agenda yang sama.

Menurut Ririn, Gubernur kala itu juga memiliki tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan. Rudy dijadwalkan mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam sejumlah agenda di wilayah Kaltim.

Kegiatan tersebut meliputi peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Fasilitas Produksi Lapangan Maha-South Hub di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu, terdapat agenda peninjauan proyek Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan.

Ririn mengatakan, pemerintah provinsi telah menyampaikan konfirmasi mengenai kehadiran perwakilan dalam Rakornas TPAKD kepada pihak protokol Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak pagi.

Baca Juga:  Kaltim Dukung Jokowi untuk Hilirisasi SDA demi Penguatan Ekonomi

“Kehadiran perwakilan Pemprov Kaltim dalam Rakornas TPAKD telah dikonfirmasi sejak pagi kepada pihak protokol Kementerian Dalam Negeri,” kata Ririn, Jumat (23/10/2026).

Sebagai pengganti gubernur dan wakil gubernur, Pemprov Kaltim mengutus Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim, Iwan Darmawan, untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ririn menegaskan, pemerintah provinsi tetap berpartisipasi dalam Rakornas meskipun sejumlah agenda pemerintahan dan penanganan persoalan di daerah berlangsung pada waktu bersamaan.

Dalam forum itu, Kaltim diumumkan sebagai penerima penghargaan TPAKD terbaik untuk wilayah Kalimantan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah provinsi dalam mempercepat akses keuangan di daerah.

“Pemprov Kaltim tetap mengambil bagian dalam Rakornas TPAKD 2026 di tengah berlangsungnya agenda pemerintahan dan penanganan persoalan di daerah,” pungkas Ririn. (Din/Fch/Klausa)

Bagikan

.

.

Search
logo klausa.co

Afiliasi :

PT Klausa Media Indonesia

copyrightâ“‘ | 2021 klausa.co